Apakah Saat Ini Waktu Tepat Beli Saham Figma Setelah Turun Tajam?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
11 Sep 2025
20 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Figma mengalami penurunan nilai saham yang signifikan sejak IPO.
Perusahaan menghadapi tantangan dari pesaing yang lebih besar seperti Adobe.
Meskipun pertumbuhan pendapatan yang kuat, investor menjadi khawatir tentang valusi dan kelanjutan pertumbuhan.
Figma adalah perusahaan perangkat lunak yang menyediakan platform desain kolaboratif, yang menggunakan teknologi AI untuk membantu tim mengembangkan produk secara efisien. Perusahaan ini meluncurkan saham perdana (IPO) di bursa pada Juli 2025 namun harga sahamnya sudah turun lebih dari 50%.
Figma memiliki pelanggan besar seperti Zoom, Duolingo, dan Atlassian, serta dianggap sebagai pemimpin pasar dalam bidangnya. Namun, persaingan ketat dari perusahaan seperti Adobe tetap menjadi tantangan serius karena mereka memiliki lebih banyak sumber daya untuk investasi teknologi baru.
Pendapatan Figma masih tumbuh dengan cepat, mencapai 478 juta dolar di paruh pertama 2025 dengan kenaikan 43% dibandingkan tahun sebelumnya. Mereka juga berhasil membukukan keuntungan 22 juta dolar setelah sebelumnya mengalami kerugian besar pada 2024.
Meskipun demikian, laju pertumbuhan mulai melambat, dan ini menyebabkan kekhawatiran investor. Figma memproyeksikan pertumbuhan yang lebih rendah untuk kuartal selanjutnya dan tahun berikutnya, sesuatu yang biasanya dianggap negatif oleh pasar.
Selain itu, valuasi saham sangat tinggi dengan rasio price-to-sales sekitar 29, jauh di atas rata-rata pasar umum yang hanya sekitar 3,3. Karena faktor ini, investor disarankan untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan waktu yang tepat sebelum membeli saham Figma.
Analisis Ahli
Annie Dean
Figma tetap menjadi pionir di sektor perangkat lunak desain kolaboratif, namun ia harus inovasi terus agar bisa menghadapi persaingan dari raksasa seperti Adobe yang kuat di investasi AI.