Apakah Saham Figma Layak Dibeli Meski Pertumbuhan Masih Menjanjikan?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
28 Agt 2025
118 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Figma mengalami pertumbuhan pendapatan yang signifikan, tetapi valuasinya yang tinggi bisa menjadi risiko bagi investor.
Perusahaan memiliki klien-klien besar yang mendukung kredibilitas dan penggunaannya di pasar.
Analisis dan ekspektasi pasar menunjukkan bahwa Figma perlu mempertahankan pertumbuhan tinggi untuk memenuhi harapan investor.
Figma, perusahaan perangkat lunak desain yang baru saja melakukan IPO, menjadi sorotan karena penggabungan teknologi AI dalam alat desain UI/UX yang mereka tawarkan. Dengan klien besar seperti Microsoft dan Netflix, Figma menunjukkan potensi besar dalam industri desain digital modern.
Pendapatan tahunan Figma pada tahun fiskal 2024 naik sebesar 48% menjadi 749 juta dolar, dan di kuartal pertama tahun ini, pendapatan meningkat 46% menjadi 228,2 juta dolar. Angka ini menunjukan pertumbuhan bisnis yang kuat meskipun perusahaan belum menghasilkan laba konsisten.
Namun, harga saham Figma sangat mahal jika dilihat dari rasio harga terhadap penjualan, yang berada di angka 42 walaupun harga saham sudah turun 42% sejak awal Agustus. Hal ini menunjukkan pasar memasang ekspektasi pertumbuhan yang sangat tinggi.
Analis dari JPMorgan dan William Blair memberikan pujian luar biasa terhadap Figma, karena mereka menilai perusahaan tersebut sebagai pemimpin pasar dengan teknologi terbaik dan tanpa pesaing yang benar-benar sebanding. Tapi ekspektasi tinggi juga membawa risiko penurunan saham jika hasil keuangan tidak sesuai harapan.
Investor disarankan untuk menunggu beberapa laporan kuartalan lagi sebelum memutuskan membeli saham ini, karena meskipun bisnisnya menjanjikan, valuasi yang terlalu tinggi membuat saham ini bukan pilihan yang jelas sebagai investasi saat ini.
Analisis Ahli
Mark Murphy
Figma adalah inovator teknologi yang terdepan di bidangnya.Arjun Bhatia
Figma tidak memiliki pesaing yang mendekati dari segi penggunaan dan fitur.