Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Mikrobioma Usus 1.000 Tahun Lalu dalam Mumi Meksiko Ungkap Diet Kuno

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
InterestingEngineering InterestingEngineering
09 Okt 2025
162 dibaca
1 menit
Penemuan Mikrobioma Usus 1.000 Tahun Lalu dalam Mumi Meksiko Ungkap Diet Kuno

Rangkuman 15 Detik

Penemuan mikrobioma kuno di Zimapán memberikan wawasan baru tentang pola makan manusia purba.
Analisis bakteri menunjukkan hubungan antara mikrobioma kuno dan mikrobioma modern.
Penelitian ini menyoroti pentingnya kondisi preservasi dalam studi arkeologis.
Para peneliti menemukan mikrobioma usus dari seorang pria muda yang meninggal sekitar 1.000 tahun lalu di Zimapán, Meksiko. Pria ini hidup pada masa budaya Otopame yang semi-nomaden dan pengumpulan makanan dari alam. Kemampuan gua dan metode pembungkusan khusus membantu mengawetkan jaringan usus dan tinja pria ini secara mumi, memungkinkan para ilmuwan untuk mengekstrak DNA bakteri dan mempelajari komposisi mikrobioma masa lalu. Analisis menggunakan 16S rRNA mengidentifikasi berbagai keluarga bakteri yang umum ditemukan pada mikrobioma manusia, termasuk bakteri yang hingga kini masih hadir dalam usus manusia modern, seperti Romboutsia hominis. Studi ini mengindikasikan bahwa diet pria ini terdiri dari berbagai tanaman seperti agave dan juga serangga, yang tergambarkan melalui jenis bakteri yang terkait dengan pencernaan tumbuhan dan serangga. Penelitian ini memberikan wawasan tentang evolusi mikrobioma manusia dan pola hidup masyarakat kuno di Mesoamerika, serta membuka peluang analisis mendalam untuk memetakan mikrobioma lengkap pria tersebut.

Analisis Ahli

Santiago Rosas-Plaza
Temuan ini membuka babak baru dalam studi mikrobioma kuno yang memungkinkan pengamatan langsung komposisi bakteri dari individu masa lalu dengan kondisi pengawetan luar biasa.
Ahli Mikrobiologi Usus Modern
Penemuan Romboutsia hominis pada mumi ini membuktikan bahwa beberapa aspek mikrobioma manusia telah bertahan selama ribuan tahun, menunjukan bahwa diet dan lingkungan awal sangat memengaruhi pembentukan komunitas bakteri usus.