Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Mumi Seribu Tahun di Bawah Kota Lima Ungkap Budaya Kuno Chancay

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
23 Jun 2025
282 dibaca
2 menit
Penemuan Mumi Seribu Tahun di Bawah Kota Lima Ungkap Budaya Kuno Chancay

Rangkuman 15 Detik

Penemuan mumi di Lima menunjukkan bahwa warisan arkeologi masih dapat ditemukan di bawah kota modern.
Kultur Chancay adalah bagian penting dari sejarah Peru yang meliputi seni dan praktik pemakaman yang unik.
Peru memiliki regulasi yang ketat untuk melindungi situs arkeologi, yang berdampak positif terhadap pelestarian sejarah.
Dalam sebuah proyek pembangunan pipa gas di distrik Puente Piedra, Lima, para pekerja menemukan sesuatu yang mengejutkan: sebuah mumi anak berusia sekitar 10 hingga 15 tahun yang berumur seribu tahun. Mumi ini ditemukan hanya 1,2 meter di bawah permukaan tanah dan posisinya duduk dengan tangan dan kaki ditekuk, mengungkapkan petunjuk berharga tentang budaya kuno di daerah tersebut. Mumi tersebut diduga berasal dari budaya Chancay, sebuah masyarakat nelayan pra-Inka yang berkembang di pesisir Peru antara abad ke-11 hingga ke-15. Bersama mumi, ditemukan juga berbagai benda seperti kalabasa dan keramik yang dihiasi dengan gambar geometric dan aktivitas memancing, yang memberikan wawasan tentang seni dan kehidupan masyarakat Chancay. Penemuan ini sangat menarik karena mumi masih memiliki rambut berwarna coklat tua yang terawetkan dengan baik, menandakan kondisi pengawetan alami yang sangat efektif di lingkungan kering pantai Peru. Misalnya, suhu panas dan kelembapan rendah membantu mengeringkan tubuh tanpa intervensi manusia. Lima, kota yang padat penduduk dengan lebih dari 10 juta orang, menyimpan lebih dari 400 situs arkeologis yang tersebar di seluruh wilayahnya. Perusahaan gas seperti Calidda sejak tahun 2004 telah menemukan ribuan situs bersejarah saat melakukan penggalian, dan peraturan di Peru mengharuskan adanya pendampingan arkeolog saat pekerjaan konstruksi berlangsung. Penemuan mumi ini bukan satu-satunya contoh warisan kuno yang tersimpan di bawah kota perkotaan muda ini. Baru-baru ini juga ditemukan mumi seorang wanita elite dari peradaban Caral di dekat Lima, menunjukkan bagaimana sejarah kuno terus hidup di bawah hiruk pikuk kehidupan modern.