Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Visa Luncurkan Stablecoin untuk Mempercepat dan Permurah Transfer Uang Internasional

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
YahooFinance YahooFinance
30 Sep 2025
266 dibaca
2 menit
Visa Luncurkan Stablecoin untuk Mempercepat dan Permurah Transfer Uang Internasional

Rangkuman 15 Detik

Visa memulai pilot program untuk menggunakan stablecoin dalam transaksi lintas batas.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan mengurangi biaya transaksi internasional.
Kerja sama dengan Paxos untuk mendukung stablecoin seperti USDG dan PYUSD menunjukkan minat Visa yang terus meningkat dalam aset digital.
Visa Inc., perusahaan global di bidang pembayaran, baru-baru ini mengumumkan inisiatif baru yang memungkinkan pemanfaatan stablecoin untuk layanan pengiriman uang lintas negara. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk mengatasi kendala yang sering dialami oleh sistem keuangan tradisional, seperti proses transaksi yang lambat dan biaya yang mahal. Dalam acara SWIFT International Banking Operations Seminar di Frankfurt, Visa memperkenalkan pilot program prefunding stablecoin yang akan dijalankan melalui Visa Direct. Ini menjadi cara baru bagi perusahaan untuk membayar internasional tanpa harus menyetorkan dana awal dalam rekening lokal, sehingga mempercepat arus dana dan menurunkan biaya transaksi. Visa menyatakan bahwa stablecoin dapat membuka likuiditas dan membantu pemodernan proses keuangan, terutama di era digitalisasi ekonomi saat ini. Mereka juga mengakui bahwa sistem keuangan tradisional selama ini membatasi kapitalisasi dengan proses yang lambat dan biaya tinggi. Selain itu, Visa telah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra dan sejak akhir semester pertama 2025 mendukung stablecoin USDG dan PayPal USD (PYUSD) lewat kemitraan dengan Paxos. Rencana pengembangan pilot program ini akan diperluas pada tahun 2026 agar lebih banyak pihak bisa ikut serta. Meskipun sebelumnya Visa dan Mastercard meremehkan pengaruh stablecoin terhadap dominasi mereka, perubahan sikap ini menunjukkan bahwa mereka mulai menyadari pentingnya aset digital, terutama stablecoin yang terikat pada mata uang fiat sebagai alat pembayaran masa depan.

Analisis Ahli

Satoshi Nakamoto
Integrasi stablecoin oleh perusahaan besar seperti Visa menunjukkan bahwa aset digital sudah mulai dianggap sebagai alat pembayaran serius, memberikan jalan bagi ekonomi digital masa depan.
Christine Lagarde
Penting untuk memastikan bahwa adopsi stablecoin tidak menimbulkan risiko sistemik dan regulasi harus sejalan untuk melindungi konsumen sekaligus mendorong inovasi.