Visa Uji Coba Stablecoin untuk Percepat Pembayaran Lintas Batas
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
30 Sep 2025
233 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Visa Direct bertujuan untuk mempercepat pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin.
Penggunaan stablecoin dapat mengurangi risiko keterlambatan layanan bagi perusahaan pengiriman uang.
Program ini memungkinkan perusahaan untuk menggunakan modal dengan lebih efisien dan responsif terhadap permintaan.
Visa sedang menguji program pilot untuk mempercepat pembayaran lintas batas dengan cara yang lebih fleksibel menggunakan stablecoin yang telah dipra-danai. Ini ditujukan untuk mengatasi masalah lambatnya proses pengiriman uang antar negara yang selama ini sering dialami oleh pengguna dan perusahaan pengiriman uang.
Program ini menggunakan stablecoin USDC dan EURC yang didukung oleh dolar Amerika Serikat dan euro, dikeluarkan oleh Circle Internet Group. Visa Direct, platform real-time milik Visa, menjadi media pembayaran dalam pelaksanaan program ini.
Kelebihan dari program ini adalah dapat menghindari kendala operasional akibat dana yang tidak cukup di rekening prabayar perusahaan pengiriman uang. Jika dana tidak mencukupi saat banyaknya permintaan penarikan, layanan bisa tertunda, apalagi jika sistem pembayaran tradisional sedang tidak beroperasi seperti saat akhir pekan.
Dengan menggunakan stablecoin yang bisa langsung dipindahkan secara real-time, perusahaan bisa mengelola modal dengan lebih efisien dan mengirim uang kepada pelanggan tanpa menunggu dana tersedia selama beberapa hari seperti biasanya. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi pengguna layanan di seluruh dunia.
Langkah Visa ini berpotensi mengubah cara pembayaran lintas negara di masa depan dengan lebih mengandalkan teknologi digital dan stablecoin sebagai sarana yang lebih cepat dan handal daripada metode konvensional.
Analisis Ahli
Mark Nelsen
Pendekatan ini memberikan kemampuan untuk mengirim uang secara real time dan memaksimalkan efisiensi modal, yang merupakan terobosan penting bagi industri pembayaran lintas batas.