Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengenang Tsunami Dahsyat Ambon 1674 dan Upaya Siaga Masa Depan

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
08 Sep 2025
232 dibaca
2 menit
Mengenang Tsunami Dahsyat Ambon 1674 dan Upaya Siaga Masa Depan

TLDR

Pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana gempa dan tsunami.
Sejarah memberikan pelajaran berharga untuk mitigasi bencana di masa depan.
BMKG berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program Tsunami Ready.
Pada tanggal 17 Februari 1674, sebuah tsunami besar dengan ketinggian gelombang mencapai 90-110 meter melanda Pulau Ambon, Maluku, Indonesia. Bencana ini disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,9 yang mengguncang wilayah tersebut tepat saat gelaran Tahun Baru Imlek, menyebabkan kepanikan dan kerusakan hebat di daerah pesisir. Tsunami ini menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menghancurkan banyak rumah serta infrastruktur.Berbagai catatan sejarah, termasuk laporan ilmuwan Belanda Georg Eberhard Rumphius, menggambarkan betapa dahsyatnya gempa dan tsunami tersebut dengan dampak mengerikan di Ambon dan pulau sekitarnya. Bagian pesisir utara Semenanjung Hitu mengalami kerusakan paling parah dan menjadi pelajaran penting mengenai ancaman yang selalu ada di wilayah Maluku yang rawan gempa dan tsunami.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkomitmen mengembangkan sistem peringatan dini tsunami dan mendampingi masyarakat dalam program kesiapsiagaan tsunami. Salah satu langkahnya adalah membentuk komunitas Tsunami Ready di beberapa desa seperti Hative Kecil dan Galala, yang kini sudah mendapatkan pengakuan internasional dari UNESCO-IOC.Selain program pendidikan dan latihan simulasi gempa dan tsunami, BMKG mengajak pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk berkolaborasi menguatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Hal ini penting agar saat terjadi bencana, masyarakat mampu mengenali tanda bahaya dan merespon dengan cepat demi meminimalisir korban jiwa dan kerusakan.Peringatan tsunami Ambon 1674 menjadi titik tolak bagi upaya mitigasi bencana yang lebih baik di masa depan. Pengetahuan sejarah bencana memberikan gambaran nyata ancaman yang harus dihadapi, sehingga edukasi serta kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk menjadikan Ambon dan sekitarnya lebih aman dan tahan bencana.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.