Pemanasan Global Dorong Penyakit dari Makanan, Waspadai Risiko Kesehatan!
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
25 Sep 2025
32 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemanasan global meningkatkan risiko kontaminasi makanan dan penyakit bawaan makanan.
Pentingnya edukasi mengenai hubungan antara perubahan iklim dan kesehatan masyarakat.
Masyarakat perlu memahami bahwa perubahan iklim dapat mempengaruhi keamanan pangan dan kesehatan mereka.
Pemanasan global yang meningkat menyebabkan suhu bumi menjadi lebih panas, yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan bakteri dan kuman pada makanan. Hal ini membuat makanan seperti nasi, produk daging, susu, dan seafood menjadi lebih mudah terkontaminasi sehingga berpotensi membahayakan kesehatan manusia.
Contoh nyata dampak ini terjadi pada Sumitra Sutar, seorang warga desa Haroli di India, yang selama bertahun-tahun mengonsumsi nasi dan kari lentil mulai mengalami keracunan makanan dengan gejala muntah-muntah dan peradangan, akibat bakteri yang tumbuh lebih agresif karena suhu yang makin panas di desanya.
Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan setiap tahun 600 juta orang di dunia jatuh sakit akibat penyakit bawaan makanan, dan sekitar 125.000 anak di bawah lima tahun meninggal dunia. Suhu panas juga mempercepat pembusukan makanan dan meningkatkan risiko kontaminasi oleh bakteri berbahaya seperti salmonella dan listeria.
Selain panas, faktor lingkungan lain seperti banjir juga memperparah kontaminasi makanan karena bisa membawa kotoran dan limbah ke area pertanian. Oleh karena itu, masyarakat di berbagai daerah perlu diberikan edukasi agar memahami hubungan antara perubahan iklim dan peningkatan risiko penyakit dari makanan.
Para ahli menekankan pentingnya memasak makanan dengan benar untuk membunuh bakteri berbahaya, serta kebutuhan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai dampak perubahan iklim terhadap kualitas makanan dan kesehatan agar dapat mengurangi risiko penyakit yang mungkin timbul akibat fenomena ini.
Analisis Ahli
Ahmed Hamad
Peningkatan suhu mendorong pertumbuhan bakteri seperti listeria, campylobacter, dan salmonella yang memperparah risiko penyakit bawaan makanan.Martin Richter
Memasak makanan dengan suhu 70 derajat Celcius selama setidaknya 2 menit efektif menghancurkan patogen yang menempel di permukaan makanan.
