Inti Bumi Pernah Berhenti dan Berbalik Arah, Apa Dampaknya?
Sains
Fisika dan Kimia
07 Jun 2025
124 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Inti Bumi dapat berhenti berputar dan berbalik arah, yang telah diamati oleh ilmuwan.
Perubahan rotasi inti Bumi dapat mempengaruhi panjang hari yang dirasakan oleh manusia.
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang dinamika bagian terdalam planet Bumi.
Para ilmuwan dari Universitas Peking menemukan fakta mengejutkan bahwa inti Bumi sempat berhenti berputar dan bahkan berbalik arah selama beberapa dekade terakhir. Penemuan ini didasarkan pada pengamatan gelombang seismik yang terjadi sejak tahun 1990 hingga 2021.
Sebelum tahun 2009, inti Bumi berputar lebih cepat dibandingkan lapisan permukaan dan mantel. Namun, setelah itu rotasi inti Bumi melambat dan bahkan sempat berhenti selama beberapa tahun, sebuah fenomena yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Para peneliti juga mengaitkan fenomena ini dengan pembalikan arah rotasi inti yang serupa pernah terjadi pada awal 1970-an. Perubahan ini diyakini terjadi karena interaksi kompleks antar lapisan di dalam Bumi yang berbeda secara fisik dan kimiawi.
Salah satu dampak yang bisa dirasakan manusia akibat peristiwa ini adalah perubahan panjang hari yang kita alami secara periodik. Ini karena rotasi inti Bumi mempengaruhi kecepatan rotasi permukaan Bumi secara keseluruhan.
Penelitian ini membuka wawasan baru tentang dinamika bagian terdalam Bumi yang selama ini sulit diakses dan dipahami. Inti Bumi yang terdiri dari inti luar cair dan inti dalam padat yang berputar dapat berubah kecepatan dan arah, mempengaruhi kondisi di permukaan planet kita.
