Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Registrasi eSIM Kini Wajib Pakai Face Recognition, Ganti Fotokopi KTP

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (10mo ago) cyber-security (10mo ago)
16 Mei 2025
194 dibaca
1 menit
Registrasi eSIM Kini Wajib Pakai Face Recognition, Ganti Fotokopi KTP

Rangkuman 15 Detik

Penggunaan biometrik dalam registrasi eSIM meningkatkan keamanan dan akurasi data.
Data pemindaian wajah akan disimpan oleh Dukcapil, bukan oleh operator seluler.
KTP digital menjadi solusi modern untuk menggantikan dokumen fisik dalam proses registrasi.
Pemerintah Indonesia kini memperketat proses registrasi nomor ponsel baru dan eSIM dengan menggunakan teknologi biometrik berupa pemindaian wajah. Tujuannya adalah mengganti sistem lama yang rentan disalahgunakan dengan metode yang lebih aman dan akurat. Proses tersebut akan mencocokkan foto wajah pemohon dengan data yang sudah ada di Dukcapil, instansi yang bertanggung jawab atas identitas kependudukan. Tingkat akurasi teknologi face recognition ini sudah mencapai 95,6%, sehingga bisa meminimalkan pemalsuan data. Data biometrik yang diperoleh tidak akan disimpan di operator seluler, melainkan hanya di Dukcapil. Operator hanya berperan melakukan verifikasi data tanpa menyimpan informasi pribadi tersebut, menjaga kerahasiaan data pelanggan. Aturan baru ini berlaku untuk semua pengguna baru eSIM dan kartu SIM reguler, sedangkan pelanggan lama belum diwajibkan menggunakan sistem biometrik. Pemerintah akan menerapkan proses ini secara bertahap agar tidak terjadi kerumunan di gerai operator. Dengan teknologi ini, proses verifikasi menjadi lebih modern dan digital, menghilangkan kebutuhan fotokopi KTP yang selama ini sering dipakai. Penggunaan e-KTP digital juga sudah mulai dipakai untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan identitas secara aman.

Analisis Ahli

Dr. Rini Handayani (Ahli Keamanan Digital)
Penerapan verifikasi biometrik sangat signifikan dalam mengamankan proses registrasi SIM dan mencegah penipuan identitas. Namun, penting memperhatikan aspek privasi dan keamanan data agar tidak disalahgunakan.