Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Uji Coba Face Recognition untuk Registrasi eSIM, Solusi Cegah Penipuan Telekomunikasi

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
31 Okt 2025
208 dibaca
2 menit
Uji Coba Face Recognition untuk Registrasi eSIM, Solusi Cegah Penipuan Telekomunikasi

Rangkuman 15 Detik

Penerapan teknologi biometrik dalam registrasi eSIM bertujuan untuk meningkatkan keamanan.
Indosat Ooredoo Hutchison telah melakukan uji coba dan siap menerapkan sistem baru ini.
Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong penggunaan teknologi yang lebih canggih untuk menanggulangi penipuan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia mulai menguji coba penggunaan teknologi pemindaian wajah atau face recognition dalam proses registrasi eSIM. Teknologi ini menjadi alternatif selain sidik jari untuk verifikasi pelanggan menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari database resmi Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sistem biometrik ini dinilai efektif untuk mencegah penipuan karena hanya dapat digunakan oleh pemilik asli wajah yang terdaftar. Berbeda dengan cara sebelumnya menggunakan KTP dan Kartu Keluarga, verifikasi dengan biometrik dinilai lebih akurat dan aman. Namun, penggunaan biometrik ini tidak berlaku wajib untuk pelanggan lama saat ini, melainkan fokus pada registrasi baru terkait kartu eSIM dan SIM card. Indosat Ooredoo Hutchison sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar telah melakukan uji coba berkali-kali dan menyatakan siap menerapkan teknologi ini. Seiring dengan perkembangan teknologi, regulator dan perusahaan telekomunikasi di Indonesia harus memastikan teknologi biometrik ini mudah diakses dan tidak memberatkan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil dengan kondisi geografis unik seperti ribuan pulau di Indonesia. Para ahli juga mengingatkan pentingnya terus mengembangkan teknologi keamanan yang adaptif agar tidak ketinggalan dari metode penipuan yang kian canggih. Penggunaan biometrik dalam registrasi diharapkan bisa menjadi solusi efektif dalam menjaga keamanan data dan mencegah penyalahgunaan nomor telepon.

Analisis Ahli

Reski Damayanti
Teknologi biometrik sangat penting untuk memastikan pengguna asli dalam registrasi eSIM, namun tidak boleh membuat konsumen merasa terbebani apalagi di Indonesia yang wilayahnya luas dan beragam.