Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun karena OPEC+ Akan Tambah Produksi dan AS Rencanakan Turunkan Tarif China

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
23 Apr 2025
98 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun karena OPEC+ Akan Tambah Produksi dan AS Rencanakan Turunkan Tarif China

AI summary

Harga minyak dipengaruhi oleh keputusan OPEC+ dan kondisi pasar global.
Kazakhstan menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kuota OPEC+, yang dapat memicu ketegangan di antara anggota.
Kebijakan tarif impor AS dapat berdampak pada hubungan perdagangan dengan China dan stabilitas ekonomi global.
Harga minyak turun hampir 2% pada hari Rabu karena sumber mengatakan OPEC+ dapat mempercepat peningkatan produksi minyak bulan depan. Namun, kerugian ini dibatasi setelah laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin memotong tarif impor Cina. Brent crude futures turun $1.14 atau 1.69% menjadi $66.30, sementara U.S. West Texas Intermediate crude turun $1.17 atau 1.84% menjadi $62.50.Beberapa anggota OPEC+ akan menyarankan agar kelompok tersebut mempercepat peningkatan produksi minyak untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Juni. Keputusan ini muncul di tengah perselisihan di antara anggota mengenai kepatuhan terhadap kuota produksi. Kazakhstan, misalnya, telah memprioritaskan kepentingan nasionalnya dalam menentukan tingkat produksi minyak, yang membuat marah anggota OPEC+ lainnya.Stok minyak mentah AS naik sebesar 244.000 barel menjadi 443.1 juta barel, sementara persediaan bensin dan distilat mencatat penurunan yang lebih besar dari perkiraan. Selain itu, pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk memotong tarif impor Cina untuk meredakan ketegangan dengan Beijing. Tarif Cina kemungkinan akan turun menjadi antara 50% dan 65%, menurut laporan Wall Street Journal.

Experts Analysis

Fatih Birol
Fluktuasi harga minyak saat ini dipengaruhi kuat oleh ketidakkonsistenan dalam kepatuhan kuota produksi OPEC+, yang harus dijaga agar pasar tetap seimbang.
Amy Myers Jaffe
Langkah AS menurunkan tarif bisa menjadi game changer bagi hubungan perdagangan global dan mempengaruhi permintaan minyak di masa depan.
Editorial Note
Benturan kepentingan dalam OPEC+ khususnya antara Kazakhstan dan anggota lain menunjukkan tantangan besar dalam koordinasi produksi minyak di tengah ketegangan geopolitik. Di sisi lain, kemungkinan pengurangan tarif impor oleh AS bisa menjadi titik terang bagi stabilitas harga minyak dan ekonomi dunia, meski pengaruhnya masih harus diamati dalam jangka panjang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.