Harga Minyak Turun Jelang Pertemuan OPEC+, Pasar Khawatir Produksi Ditingkatkan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
02 Mei 2025
258 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Harga minyak mengalami penurunan menjelang pertemuan OPEC+.
OPEC+ sedang mempertimbangkan kebijakan produksi yang dapat mempengaruhi pasar minyak.
Perang dagang antara AS dan Cina berdampak pada ekspektasi permintaan minyak global.
Harga minyak turun 1% pada hari Jumat dan diperkirakan akan mengalami kerugian mingguan terbesar sejak akhir Maret. Penurunan ini terjadi karena para pedagang menjadi berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+ yang dipindahkan ke hari Sabtu. Pertemuan ini akan memutuskan kebijakan output kelompok tersebut untuk bulan Juni.
OPEC+ sedang mempertimbangkan apakah akan meningkatkan output minyak secara cepat pada bulan Juni atau tetap dengan kenaikan yang lebih kecil. Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC+, telah memberi tahu sekutu dan pakar industri bahwa mereka tidak bersedia mendukung pasar minyak dengan pemotongan pasokan lebih lanjut. OPEC+ saat ini memotong output lebih dari 5 juta barel per hari.
Ketegangan perdagangan antara AS dan China juga mempengaruhi pasar minyak. Ada kemungkinan de-eskalasi dari sengketa perdagangan ini setelah Beijing mengatakan sedang mengevaluasi proposal dari Washington untuk mengadakan pembicaraan. Selain itu, ancaman Trump untuk memberlakukan sanksi sekunder pada pembeli minyak Iran juga membantu mengurangi tekanan pada harga minyak.
Analisis Ahli
Scott Shelton
Pasar minyak kini sangat bergantung pada keputusan OPEC+, sementara isu perang dagang mulai kalah penting dibanding pengaruh kebijakan produksi.Harry Tchilinguirian
Negosiasi dagang AS-China masih sangat fluktuatif dan berisiko, menyebabkan ketidakpastian permintaan minyak tetap tinggi.