AI summary
Harga minyak mengalami penurunan menjelang pertemuan OPEC+. OPEC+ sedang mempertimbangkan kebijakan produksi yang dapat mempengaruhi pasar minyak. Perang dagang antara AS dan Cina berdampak pada ekspektasi permintaan minyak global. Harga minyak turun 1% pada hari Jumat dan diperkirakan akan mengalami kerugian mingguan terbesar sejak akhir Maret. Penurunan ini terjadi karena para pedagang menjadi berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+ yang dipindahkan ke hari Sabtu. Pertemuan ini akan memutuskan kebijakan output kelompok tersebut untuk bulan Juni.OPEC+ sedang mempertimbangkan apakah akan meningkatkan output minyak secara cepat pada bulan Juni atau tetap dengan kenaikan yang lebih kecil. Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC+, telah memberi tahu sekutu dan pakar industri bahwa mereka tidak bersedia mendukung pasar minyak dengan pemotongan pasokan lebih lanjut. OPEC+ saat ini memotong output lebih dari 5 juta barel per hari.Ketegangan perdagangan antara AS dan China juga mempengaruhi pasar minyak. Ada kemungkinan de-eskalasi dari sengketa perdagangan ini setelah Beijing mengatakan sedang mengevaluasi proposal dari Washington untuk mengadakan pembicaraan. Selain itu, ancaman Trump untuk memberlakukan sanksi sekunder pada pembeli minyak Iran juga membantu mengurangi tekanan pada harga minyak.
Situasi pasar minyak saat ini sangat rentan terhadap dinamika kebijakan OPEC+ dan hubungan dagang AS-China yang belum pasti. Jika OPEC+ menaikkan produksi secara signifikan, harga minyak bisa mengalami penurunan lanjutan, memperburuk kondisi pasokan-penawaran yang sudah kompleks.