Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Karena OPEC+ Mau Tambah Produksi dan AS Bisa Turunkan Tarif Impor China

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
23 Apr 2025
206 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Karena OPEC+ Mau Tambah Produksi dan AS Bisa Turunkan Tarif Impor China

AI summary

Harga minyak dipengaruhi oleh keputusan OPEC+ dan kebijakan perdagangan AS.
Kazakhstan menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kuota produksi OPEC+, yang dapat memicu ketegangan di dalam kelompok.
Pengurangan tarif impor oleh AS dapat berdampak positif pada pasar minyak global.
Harga minyak turun hampir 2% pada hari Rabu karena sumber mengatakan OPEC+ dapat mempercepat peningkatan produksi minyak bulan depan. Namun, kerugian ini dibatasi setelah laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin memotong tarif impor China untuk meredakan ketegangan dengan Beijing.Brent crude futures turun $1.14 atau 1.69% menjadi $66.30, sementara West Texas Intermediate crude turun $1.17 atau 1.84% menjadi $62.50. Beberapa anggota OPEC+ akan menyarankan agar kelompok tersebut mempercepat peningkatan produksi minyak untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Juni.Stok minyak mentah AS naik 244.000 barel menjadi 443.1 juta barel, sementara persediaan bensin dan distilat turun lebih dari yang diharapkan. Selain itu, pemerintah AS mempertimbangkan untuk memotong tarif impor China, yang dapat membantu menstabilkan harga minyak di masa depan.

Experts Analysis

Fatih Birol
Ketidakseimbangan dalam kepatuhan kuota OPEC+ berpotensi menekan harga minyak, namun kebijakan perdagangan AS-China bisa menjadi faktor penentu penguatan pasar minyak.
Daniel Yergin
Pasar minyak saat ini sangat sensitif terhadap keputusan produksi OPEC+ dan dinamika geopolitik, sehingga volatilitas harga masih akan terus terjadi.
Editorial Note
Percepatan produksi oleh OPEC+ tanpa koordinasi yang baik dapat memperburuk stabilitas pasar minyak global. Sementara itu, inisiatif pemotongan tarif AS terhadap China berpotensi menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi global yang bisa menahan penurunan harga minyak lebih dalam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.