Sanksi Baru AS terhadap Iran Dorong Harga Minyak Naik di Tengah Ketegangan Perdagangan
Bisnis
Ekonomi Makro
16 Apr 2025
279 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Sanksi AS terhadap Iran berdampak pada harga minyak global.
Ketegangan perdagangan antara AS dan Cina mempengaruhi proyeksi permintaan minyak.
Produksi minyak OPEC+ yang meningkat dapat menekan harga minyak lebih lanjut.
Harga minyak naik lebih dari Rp 16.70 ribu ($1) per barel pada hari Rabu setelah Washington mengeluarkan sanksi baru yang menargetkan importir minyak Iran dari China. Brent crude futures naik Rp 18.04 miliar ($1,08 m) enjadi Rp 109.80 juta ($65,75) per barel, sementara West Texas Intermediate crude naik Rp 19.04 miliar ($1,14 m) enjadi Rp 104.32 juta ($62,47) per barel. Sanksi baru ini adalah bagian dari upaya Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tekanan pada Teheran dan mengurangi ekspor minyak Iran hingga nol.
Sanksi ini datang di tengah negosiasi ulang pemerintah AS dengan Iran mengenai program nuklirnya, dengan putaran pembicaraan di Oman akhir pekan lalu dan putaran kedua di Roma akhir pekan ini. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menegaskan bahwa hak Iran untuk memperkaya uranium tidak dapat dinegosiasikan. Sementara itu, laporan Bloomberg menyebutkan bahwa China menginginkan lebih banyak rasa hormat dari pemerintahan Trump sebelum setuju untuk berunding.
Stok minyak mentah AS naik 515.000 barel menjadi 442,9 juta barel minggu lalu, sementara persediaan bensin dan distilat turun. Pertumbuhan PDB China sebesar 5,4% pada kuartal pertama, lebih baik dari yang diharapkan. Namun, ketidakpastian atas ketegangan perdagangan telah menyebabkan beberapa bank, termasuk UBS, BNP Paribas, dan HSBC, menurunkan perkiraan harga minyak mereka.
Analisis Ahli
Giovanni Staunovo
De-eskalasi perang dagang antara AS dan China dapat mengurangi risiko penurunan pertumbuhan ekonomi dan stabilisasi permintaan minyak.Tamas Varga
Performa ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan kemungkinan tidak akan berlanjut karena kedua ekonomi besar berupaya memisahkan hubungan dagang mereka.