Courtesy of YahooFinance
Ikhtisar 15 Detik
- Perang dagang antara AS dan China menyebabkan ketidakpastian besar di pasar saham.
- Laporan pekerjaan yang baik tidak cukup untuk mengimbangi kekhawatiran tentang resesi global.
- Federal Reserve menghadapi tantangan dalam mengelola inflasi di tengah kebijakan tarif yang ketat.
Wall Street mengalami krisis terburuk sejak COVID-19, dengan indeks S&P 500 turun 6% setelah China membalas kenaikan tarif yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump. Kenaikan tarif ini meningkatkan ketegangan dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China, yang dapat berujung pada resesi global. Meskipun laporan pekerjaan di AS menunjukkan bahwa perekrutan meningkat, hal ini tidak cukup untuk menghentikan penurunan pasar saham.
Pasar saham di seluruh dunia mengalami kerugian besar setelah China mengumumkan tarif balasan sebesar 34% terhadap produk AS. Banyak perusahaan di S&P 500 mengalami penurunan harga saham, dan harga minyak serta komoditas lainnya juga jatuh. Para analis khawatir bahwa perang dagang ini dapat melemahkan ekonomi global, dan ada kekhawatiran tentang inflasi yang mungkin meningkat akibat tarif tersebut.
Presiden Trump tampak tidak terpengaruh oleh penurunan pasar dan menyatakan bahwa ini adalah waktu yang baik untuk berinvestasi. Namun, para ekonom memperingatkan bahwa jika perang dagang berlanjut, harga saham mungkin akan turun lebih jauh. Beberapa perusahaan yang banyak berbisnis dengan China mengalami kerugian besar, seperti DuPont dan GE Healthcare, yang sahamnya jatuh drastis.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan penurunan besar di pasar saham pada artikel ini?A
Penurunan besar di pasar saham disebabkan oleh perang dagang yang meningkat antara AS dan China, di mana China membalas tarif yang dikenakan oleh AS.Q
Bagaimana respons China terhadap tarif yang dikenakan oleh AS?A
China merespons dengan mengenakan tarif balasan sebesar 34% pada semua produk AS mulai 10 April.Q
Apa dampak dari laporan pekerjaan AS terhadap pasar saham?A
Laporan pekerjaan AS yang lebih baik dari yang diharapkan tidak cukup untuk menghentikan penurunan pasar saham, karena investor khawatir tentang dampak jangka panjang dari perang dagang.Q
Apa yang dikatakan Jerome Powell tentang inflasi dan suku bunga?A
Jerome Powell menyatakan bahwa tarif dapat meningkatkan ekspektasi inflasi, yang bisa menjadi masalah lebih besar daripada inflasi itu sendiri.Q
Apa harapan yang dimiliki sebagian investor terkait tarif yang dikenakan?A
Sebagian investor berharap bahwa Trump akan menurunkan tarif setelah mencapai kesepakatan dengan negara lain.