TLDR
Pusat Mebel Klender mengalami penurunan omzet akibat persaingan dengan produk impor dan toko online. HIMKI mengusulkan kebijakan untuk melindungi industri mebel lokal dari serbuan produk impor. Perubahan pola belanja masyarakat berkontribusi terhadap penurunan penjualan di toko offline. Pusat mebel Klender di Jakarta Timur kini mengalami penurunan yang signifikan. Banyak toko yang dulunya ramai kini sepi dan beberapa sudah tutup. Pedagang seperti Latief mengeluhkan penurunan penjualan karena banyaknya produk impor dan pergeseran pola belanja masyarakat yang lebih memilih berbelanja online. Meskipun produk mebel lokal dianggap lebih berkualitas, banyak orang lebih memilih harga yang lebih murah dari toko online.Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, juga mengonfirmasi bahwa pasar mebel lokal tergerus oleh produk impor yang meningkat tajam. Dia menyebutkan bahwa perubahan gaya belanja masyarakat, seperti mengunjungi toko besar seperti IKEA, turut mempengaruhi penjualan. HIMKI mengusulkan agar pemerintah memperketat kebijakan impor dan menerapkan pajak tambahan untuk melindungi industri mebel lokal.