Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Diduga Langgar Aturan UE: Memfavoritkan Layanan Sendiri di Pencarian

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (1y ago) management-and-strategy (1y ago)
19 Mar 2025
221 dibaca
1 menit
Google Diduga Langgar Aturan UE: Memfavoritkan Layanan Sendiri di Pencarian

Rangkuman 15 Detik

Google dan Alphabet menghadapi tuduhan pelanggaran hukum antitrust di Eropa.
Digital Markets Act bertujuan untuk mencegah perusahaan besar memberikan perlakuan istimewa pada layanan mereka sendiri.
Perubahan yang didorong oleh regulasi dapat berdampak negatif pada pengguna dan bisnis yang bergantung pada layanan Google.
Komisi Eropa mengumumkan bahwa Google melanggar hukum antitrust dengan lebih mengutamakan layanan pencarian belanja, hotel, dan penerbangan miliknya sendiri dibandingkan dengan penyedia perbandingan lainnya. Mereka juga menemukan bahwa Google melanggar aturan anti-steering di bawah Undang-Undang Pasar Digital (DMA) dengan tidak membiarkan pengembang aplikasi di Play Store mengarahkan pelanggan ke saluran distribusi lain. Jika terbukti bersalah, Google bisa dikenakan denda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan globalnya, yang bisa mencapai Rp 584.50 triliun ($35 miliar) . Google berpendapat bahwa perubahan yang diminta oleh Eropa tidak tepat dan bisa membuat pengguna membayar lebih mahal untuk tiket pesawat. Mereka juga mengatakan bahwa aturan baru ini bisa membuat pengguna Android tidak mendapatkan informasi tentang penawaran lebih murah dari pengembang aplikasi di luar Play Store. Komisi Eropa menekankan pentingnya memastikan bahwa semua penyedia layanan digital memiliki kesempatan yang adil untuk bersaing dan berinovasi.

Analisis Ahli

Margrethe Vestager
Regulasi seperti DMA adalah kunci untuk menyeimbangkan kekuatan pasar digital dan memastikan inovasi serta persaingan yang sehat di ekosistem teknologi.
Shoshana Zuboff
Dominasi platform besar seperti Google menunjukkan risiko terhadap kebebasan informasi dan harus diatur secara ketat untuk melindungi ruang publik digital.
Cecilia Bonefeld-Dahl
Pengawasan dan penegakan hukum di bidang teknologi penting agar teknologi bisa mendukung pertumbuhan bisnis dan ekonomi yang inklusif tanpa mengorbankan persaingan.