Indonesia Pimpin Dunia dalam Cadangan Nikel dan Tembaga Strategis
Bisnis
Ekonomi Makro
18 Mar 2025
233 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dan mendominasi produksi global.
Hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri tambang di Indonesia.
Perusahaan seperti Harita Nickel dan Merdeka Copper Gold diharapkan menjadi pemimpin dalam industri tambang.
Indonesia saat ini menjadi pemain utama dalam industri komoditas nikel dan tembaga. Menurut Janeman Latul dari Mandiri Sekuritas, perusahaan-perusahaan besar seperti Harita Nickel dan Merdeka Copper Gold memiliki daya saing yang tinggi di sektor tambang. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, mencapai 42% dari total cadangan global, dan menyuplai sekitar 50% dari total produksi nikel dunia. Sementara itu, tembaga Indonesia berada di peringkat kesembilan dunia dan penting untuk teknologi modern.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa kekayaan mineral Indonesia sangat melimpah dan berperan strategis dalam industri global. Dengan banyaknya cadangan mineral, percepatan hilirisasi atau pengolahan sumber daya alam menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Pulau Jawa, Kalimantan, dan Papua adalah daerah di mana tembaga banyak ditemukan.
Analisis Ahli
Janeman Latul
Indonesia memiliki daya saing yang tinggi terutama di sektor nikel dan tembaga, dengan sumber daya yang melimpah serta perusahaan yang siap bersaing secara global.

