AI summary
Kesepakatan mengenai TikTok masih dalam tahap pembicaraan dan belum final. Oracle mungkin akan mengambil peran penting dalam mengawasi data TikTok di AS. Kekhawatiran tentang keamanan nasional dan kepemilikan data masih menjadi isu utama dalam negosiasi. Perintah Presiden Donald Trump untuk menunda larangan TikTok di AS akan berakhir dalam beberapa minggu, dan masih belum jelas bagaimana pemerintah akan bekerja sama dengan perusahaan swasta dan pemerintah China untuk menjaga aplikasi tersebut tetap online. Laporan menunjukkan bahwa perusahaan Oracle mungkin akan memimpin dalam kesepakatan terkait TikTok, di mana Oracle akan mengawasi data pengguna TikTok di AS dan menjaga informasi tersebut agar tidak diakses oleh pemerintah China. Namun, ada kekhawatiran bahwa kesepakatan ini mungkin tidak sepenuhnya mengatasi masalah keamanan nasional, karena ByteDance, perusahaan induk TikTok, masih terlibat.Meskipun belum ada kesepakatan yang final, Oracle dilaporkan sedang mempercepat pembicaraan dengan Gedung Putih. Beberapa perusahaan lain juga menunjukkan minat untuk mengelola operasi TikTok di AS. Trump pernah menyatakan bahwa ia mungkin akan memperpanjang penundaan larangan TikTok jika tidak ada kesepakatan yang tercapai sebelum tanggal 5 April. Meskipun ada banyak kekhawatiran tentang hubungan TikTok dengan pemerintah China, aplikasi ini tetap beroperasi di AS tanpa masalah sejak larangan awalnya.
Kesepakatan ini tampaknya merupakan kompromi yang sulit karena ByteDance masih memegang peran penting dalam algoritma TikTok, yang berpotensi membuka celah keamanan. Namun, melibatkan perusahaan teknologi AS seperti Oracle adalah langkah strategis untuk menenangkan kekhawatiran legislatif dan menjaga kepentingan nasional tetap terlindungi.