Emas Sentuh Rekor Baru, Tarik Minat Investor di Tengah Ketegangan Dagang Global
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
14 Mar 2025
42 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Harga emas dipengaruhi oleh ketegangan perdagangan dan kebijakan tarif.
Federal Reserve diharapkan untuk mempertahankan suku bunga rendah, yang menguntungkan emas.
Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Ukraina, mempengaruhi pasar emas sebagai aset aman.
Harga emas mencapai rekor tertinggi pada hari Jumat, dipicu oleh ketidakpastian mengenai tarif AS dan kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan. Emas spot sedikit turun 0,1% menjadi Rp 49.82 juta ($2,983) .78 per ons setelah mencapai rekor Rp 49.93 juta ($2,990) .09. Para investor beralih ke emas sebagai aset aman untuk melindungi diri dari volatilitas pasar, terutama karena tarif yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap Uni Eropa, yang membalas dengan mengenakan pajak tinggi pada ekspor whiskey Amerika.
Dengan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga rendah, emas menjadi pilihan menarik bagi investor. Selain itu, ketegangan politik dan inflasi yang meningkat juga mendorong harga emas naik. Pasar kini menantikan pertemuan kebijakan moneter Fed yang akan datang, di mana suku bunga diperkirakan tetap di kisaran 4,25%-4,50%.
Analisis Ahli
Yeap Jun Rong
Ketegangan perdagangan yang semakin memburuk akan membuat emas tetap menjadi aset safe-haven utama, terutama saat pasar menunggu keputusan kebijakan moneter The Fed.