Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Emas Mencapai Rekor Baru Didukung Ketegangan Politik dan Harapan Pemotongan Suku Bunga

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
17 Mar 2025
173 dibaca
1 menit
Emas Mencapai Rekor Baru Didukung Ketegangan Politik dan Harapan Pemotongan Suku Bunga

AI summary

Permintaan emas meningkat sebagai respons terhadap ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi.
Federal Reserve akan menjadi fokus utama pasar dengan harapan pemotongan suku bunga.
Kebijakan tarif dapat memiliki dampak signifikan pada ekonomi dan persepsi konsumen.
Harga emas naik sedikit pada hari Senin setelah mencapai rekor tertinggi minggu lalu. Kenaikan ini didorong oleh ketegangan geopolitik, kekhawatiran tentang tarif yang dapat meningkatkan ketegangan perdagangan, dan harapan akan pemotongan suku bunga dari Federal Reserve AS. Emas spot naik 0,1% menjadi $2,986.53 per ons, setelah sebelumnya mencapai $3,004.86. Para analis mengatakan bahwa kekhawatiran tentang stagflasi, yaitu kondisi di mana inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi lambat, telah mendorong permintaan untuk emas sebagai aset aman.Sementara itu, sentimen konsumen di AS turun ke level terendah dalam hampir dua setengah tahun, dan ekspektasi inflasi meningkat. Ketegangan politik juga tetap tinggi, dengan AS melanjutkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman dan serangan militer Israel di Gaza. Pasar kini menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve yang akan datang, di mana para analis berharap ada pembaruan tentang proyeksi inflasi yang dapat mendukung harga emas lebih lanjut.

Experts Analysis

Kelvin Wong
Rally emas didorong oleh ketakutan stagflasi dengan momentum positif jangka pendek dan resistensi teknik di kisaran $3,016-$3,030.
Scott Bessent
Tidak ada jaminan bahwa resesi AS tidak akan terjadi, namun kemungkinan akan ada penyesuaian ekonomi.
Editorial Note
Kenaikan emas saat ini sangat mencerminkan ketakutan pasar terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, yang berpotensi memperpanjang tren bullish jika situasi global tetap tidak stabil. Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas yang bisa muncul dari keputusan kebijakan moneter Fed yang bisa mengubah arah pasar secara cepat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.