Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Turun 1% Karena Dolar Kuat, Tapi Masih Berpeluang Naik

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
21 Mar 2025
1303 dibaca
1 menit
Harga Emas Turun 1% Karena Dolar Kuat, Tapi Masih Berpeluang Naik

TLDR

Harga emas mengalami penurunan karena pengambilan keuntungan dan penguatan dolar.
Federal Reserve menunjukkan kemungkinan pemotongan suku bunga yang dapat mempengaruhi pasar emas.
Eskalasi konflik di Gaza antara Israel dan Hamas dapat mempengaruhi stabilitas regional dan permintaan emas sebagai aset aman.
Harga emas turun 1% pada hari Jumat karena dolar AS yang lebih kuat dan aksi ambil untung, meskipun ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang masih ada, serta prospek pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS, membuat harga emas tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Emas spot diperdagangkan pada $3,015.43 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $3,057.21 per ons pada hari Kamis.Meskipun ada penurunan harga, permintaan emas sebagai investasi yang aman tetap tinggi karena kekhawatiran perdagangan dan risiko geopolitik. Dolar AS yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional. Selain itu, situasi di Gaza semakin memanas dengan serangan yang meningkat terhadap kelompok Hamas, yang juga mempengaruhi pasar logam mulia lainnya seperti perak dan platinum.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.