TLDR
Pasar saham Asia mengalami penurunan meskipun ada rebound di Wall Street. Laporan inflasi AS menunjukkan kenaikan harga yang lebih rendah dari yang diperkirakan, memberikan dampak pada kebijakan moneter. Perang dagang yang dipimpin oleh Donald Trump menciptakan ketidakpastian yang dapat mempengaruhi ekonomi AS secara keseluruhan. Pada hari Kamis, pasar saham Asia sebagian besar mengalami penurunan meskipun Wall Street mengalami rebound setelah laporan positif tentang harga konsumen di AS. Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,7%, sementara indeks Shanghai di China kehilangan 0,4%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,5%. Di AS, indeks S&P 500 naik 0,5% setelah mengalami fluktuasi yang tajam, tetapi banyak saham yang mengalami penurunan, terutama perusahaan yang mungkin terkena dampak perang dagang yang dipimpin oleh Presiden Trump.Perusahaan-perusahaan seperti Brown-Forman dan Harley-Davidson mengalami penurunan harga saham karena tarif yang dikenakan oleh Uni Eropa sebagai balasan terhadap tarif yang diterapkan oleh Trump. Meskipun ada beberapa perusahaan yang melaporkan hasil yang baik, seperti Casey’s General Stores, kekhawatiran tentang dampak tarif terhadap ekonomi AS terus meningkat. Harga minyak sedikit berubah, dan nilai tukar dolar AS juga mengalami penurunan terhadap yen Jepang.