TLDR
Ketidakpastian mengenai kebijakan tarif Trump mempengaruhi pasar saham global. Indeks saham di Asia menunjukkan reaksi negatif terhadap data ekonomi China. Pernyataan dari Federal Reserve memberikan harapan bagi stabilitas ekonomi AS. Pasar saham Asia dibuka dengan hasil yang bervariasi pada hari Senin, di tengah ketidakpastian mengenai kebijakan tarif yang akan diambil oleh Presiden Donald Trump. Saham di China mengalami penurunan, dengan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 2,1% dan indeks Shanghai Composite turun 0,6%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 sedikit naik 0,1%, sementara menteri perdagangan Jepang sedang melakukan pembicaraan di Washington untuk menghindari tarif yang lebih tinggi pada ekspor Jepang.Di Amerika Serikat, pasar saham mengalami kenaikan setelah minggu yang penuh gejolak. Indeks S&P 500 naik 0,6%, meskipun masih berada lebih dari 6% di bawah rekor tertingginya. Kepala Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bahwa ekonomi saat ini stabil dan tidak perlu penurunan suku bunga. Namun, ketidakpastian mengenai tarif dapat mempengaruhi kepercayaan bisnis dan rumah tangga, yang berpotensi mengurangi pengeluaran dan pertumbuhan ekonomi.