Trump Tunda Tarif Mobil AS, Pasar Saham Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian
Bisnis
Ekonomi Makro
06 Mar 2025
223 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Keputusan tarif Trump dapat mempengaruhi pasar saham dan ekonomi global.
Reaksi positif pasar terhadap pengecualian tarif menunjukkan harapan untuk stabilitas ekonomi.
Kekhawatiran tentang inflasi dan dampak tarif terus mempengaruhi kepercayaan konsumen dan bisnis.
Pada hari Kamis, pasar saham Asia sebagian besar mengalami kenaikan setelah Wall Street pulih setelah Presiden Donald Trump memberikan pengecualian satu bulan untuk produsen mobil AS dari tarif 25% untuk impor dari Meksiko dan Kanada. Keputusan ini meningkatkan harapan bahwa Trump mungkin dapat menghindari perang dagang yang dapat merugikan ekonomi dan meningkatkan inflasi. Indeks Nikkei 225 di Tokyo naik 0,9%, sementara indeks Hang Seng di Hong Kong melonjak 2,6%. Namun, beberapa pasar seperti SET di Bangkok dan Taiex di Taiwan mengalami penurunan.
Di Wall Street, saham Ford dan GM naik lebih dari 5%, membantu pasar secara keseluruhan naik. Meskipun Trump tidak membatalkan semua tarif yang diumumkannya, ada harapan bahwa ia menggunakan ancaman tarif sebagai alat negosiasi. Namun, ketidakpastian masih ada, dan laporan ekonomi menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen menurun karena kekhawatiran tentang inflasi. Jika ekonomi AS melemah, Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunga, tetapi ini juga dapat meningkatkan inflasi.
Analisis Ahli
Janet Yellen
Penerapan tarif yang berkelanjutan tanpa penyelesaian masalah perdagangan dapat memperpanjang periode pertumbuhan ekonomi yang lambat sekaligus mengangkat tekanan inflasi, yang akan menyulitkan kebijakan moneter Federal Reserve.Kenneth Rogoff
Kebijakan tarif yang fluktuatif meningkatkan risiko resesi global karena gangguan rantai pasokan dan potensi kenaikan biaya produksi yang pada akhirnya dibebankan kepada konsumen.