Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Stabil Saat Inflasi AS Melambat dan Produksi OPEC Naik

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
13 Mar 2025
124 dibaca
1 menit
Harga Minyak Stabil Saat Inflasi AS Melambat dan Produksi OPEC Naik

Rangkuman 15 Detik

Harga minyak stabil setelah laporan inflasi AS yang lebih rendah.
Produksi OPEC meningkat, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi.
Ekonom memperkirakan kenaikan harga barang akibat perang dagang yang meningkat.
Minyak stabil setelah mengalami kenaikan terbesar dalam dua minggu, didorong oleh penurunan inflasi di AS yang meningkatkan sentimen pasar keuangan. Harga minyak West Texas Intermediate berada di bawah Rp 1.14 juta ($68) per barel setelah naik 2,2% pada hari Rabu, sementara Brent crude mendekati Rp 1.19 juta ($71) . Data menunjukkan bahwa harga konsumen di AS naik dengan laju terendah dalam empat bulan, meskipun para ekonom memperkirakan bahwa perang dagang yang meningkat akan membuat harga barang seperti makanan dan pakaian naik dalam beberapa bulan mendatang. Produksi minyak dari OPEC dan sekutunya meningkat bulan lalu, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi yang ditetapkan. Meskipun demikian, Kazakhstan mengatakan telah setuju dengan perusahaan minyak internasional untuk mengurangi produksinya. Beberapa trader minyak besar mulai pesimis terhadap prospek harga minyak karena pasokan mulai melebihi permintaan.

Analisis Ahli

Daniel Yergin
Kenaikan produksi minyak dan dinamika geopolitik akan menjadi faktor utama yang menentukan harga minyak dalam jangka pendek hingga menengah.