AI summary
Peramalan surplus minyak global telah direvisi turun oleh AS dan lembaga lainnya. Kondisi geopolitik, termasuk konflik di Ukraina dan Yaman, dapat mempengaruhi pasar minyak. Inventaris minyak di Cushing menunjukkan tanda-tanda penurunan, yang dapat mempengaruhi harga minyak WTI. Minyak mentah mengalami kenaikan harga setelah Amerika Serikat mengurangi perkiraannya tentang kelebihan pasokan global. Harga minyak Brent mendekati $70 per barel, sementara West Texas Intermediate berada di bawah $67. Badan Energi Informasi AS (EIA) memangkas prediksi surplus minyak untuk tahun ini dan mengurangi proyeksi kelebihan pasokan di tahun 2026, karena adanya kemungkinan penurunan pasokan dari Iran dan Venezuela. Meskipun ada ketidakpastian akibat tarif perdagangan yang diterapkan oleh Presiden AS, pasar minyak menunjukkan sedikit perbaikan.Di sisi lain, laporan dari American Petroleum Institute menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah di AS meningkat sebesar 4,2 juta barel minggu lalu, meskipun ada penurunan besar di pusat penyimpanan di Cushing, Oklahoma. Selain itu, situasi geopolitik juga menjadi perhatian, dengan Ukraina menerima proposal gencatan senjata dari AS dengan Rusia, dan kelompok Houthi di Yaman mengancam akan melanjutkan serangan terhadap kapal Israel.
Penurunan prediksi surplus minyak menandakan bahwa pasokan global akan semakin ketat, yang bisa mendorong kenaikan harga minyak lebih lanjut. Namun, ketidakpastian terkait perang dagang AS dan kondisi geopolitik tetap menjadi faktor risiko yang besar bagi stabilitas pasar minyak dunia.