AI summary
Harga minyak menunjukkan tanda pemulihan setelah penurunan yang signifikan. Dukungan dari eksekutif industri untuk kebijakan energi Trump dapat mempengaruhi pasar minyak. Kebijakan OPEC+ dan permintaan global tetap menjadi faktor penting dalam menentukan harga minyak. Minyak mentah mengalami pemulihan setelah penurunan pasar global yang membuat harga minyak turun pada hari Senin. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas $66 per barel, menghapus penurunan sebelumnya yang mendekati level terendah dalam 22 bulan. Penurunan harga minyak disebabkan oleh kekhawatiran ekonomi akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump dan ketegangan geopolitik. Namun, pada hari Selasa, penjualan aset berisiko mulai mereda, dan dolar AS juga melemah, membuat komoditas seperti minyak menjadi lebih menarik.Di konferensi industri besar di Houston, para eksekutif dari perusahaan minyak dan gas terkemuka mendukung rencana Trump untuk meningkatkan produksi energi AS. Menteri Energi AS, Chris Wright, juga memberikan pernyataan positif tentang sanksi terhadap produksi minyak Iran. Beberapa pemimpin industri percaya bahwa harga minyak yang berkisar antara $60 hingga $80 per barel adalah wajar untuk beberapa tahun ke depan.
Harga minyak tetap sensitif terhadap dinamika geopolitik dan kebijakan ekonomi, terutama kebijakan tarif dan sanksi yang mempengaruhi supply dan demand. Dukungan kuat dari pemain industri terhadap dominasi energi AS menunjukkan bahwa pasar minyak masih mempertahankan optimisme meskipun ada ketidakpastian global.