AI summary
Harga minyak stabil setelah inflasi AS menurun. Produksi OPEC meningkat, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi. Para pedagang minyak menjadi lebih pesimis tentang prospek harga minyak. Minyak stabil setelah mengalami kenaikan terbesar dalam dua minggu, didorong oleh penurunan inflasi di AS yang meningkatkan sentimen pasar keuangan. Minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $68 per barel setelah naik 2,2% pada hari Rabu, sementara minyak Brent mendekati $71. Data menunjukkan bahwa harga konsumen di AS naik dengan laju terendah dalam empat bulan, meskipun para ekonom memperkirakan bahwa perang dagang yang meningkat akan membuat harga barang seperti makanan dan pakaian naik dalam beberapa bulan mendatang.Produksi minyak dari OPEC dan sekutunya meningkat bulan lalu, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi yang disepakati. Meskipun demikian, Kazakhstan mengatakan telah setuju dengan perusahaan minyak internasional untuk mengurangi produksinya. Beberapa trader minyak besar mulai pesimis tentang prospek harga minyak karena pasokan mulai melebihi permintaan.
Data inflasi AS yang melambat memberikan angin segar bagi pasar minyak, namun meningkatnya produksi dari negara-negara OPEC, khususnya Kazakhstan, menimbulkan risiko tekanan harga jangka panjang yang lebih besar. Sentimen pasar menjadi lebih hati-hati karena ketegangan perdagangan dapat memperumit permintaan minyak di masa mendatang.