Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Minyak Stagnan Setelah Inflasi AS Melambat dan Produksi OPEC Meningkat

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
13 Mar 2025
251 dibaca
1 menit
Pasar Minyak Stagnan Setelah Inflasi AS Melambat dan Produksi OPEC Meningkat

AI summary

Harga minyak stabil setelah inflasi AS menurun.
Produksi OPEC meningkat, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi.
Para pedagang minyak menjadi lebih pesimis tentang prospek harga minyak.
Minyak stabil setelah mengalami kenaikan terbesar dalam dua minggu, didorong oleh penurunan inflasi di AS yang meningkatkan sentimen pasar keuangan. Minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $68 per barel setelah naik 2,2% pada hari Rabu, sementara minyak Brent mendekati $71. Data menunjukkan bahwa harga konsumen di AS naik dengan laju terendah dalam empat bulan, meskipun para ekonom memperkirakan bahwa perang dagang yang meningkat akan membuat harga barang seperti makanan dan pakaian naik dalam beberapa bulan mendatang.Produksi minyak dari OPEC dan sekutunya meningkat bulan lalu, dengan Kazakhstan melanggar batas produksi yang disepakati. Meskipun demikian, Kazakhstan mengatakan telah setuju dengan perusahaan minyak internasional untuk mengurangi produksinya. Beberapa trader minyak besar mulai pesimis tentang prospek harga minyak karena pasokan mulai melebihi permintaan.

Experts Analysis

Daniel Yergin
Kenaikan produksi minyak OPEC dan risiko perang dagang menunjukkan pasar yang tidak stabil, sehingga investor dan produsen perlu memantau dinamika geopolitik dan ekonomi dengan sangat cermat.
Fatih Birol
Perlambatan inflasi AS tidak otomatis meningkatkan permintaan minyak; faktor geopolitik dan kebijakan produksi OPEC memainkan peran utama dalam menentukan harga minyak ke depan.
Editorial Note
Data inflasi AS yang melambat memberikan angin segar bagi pasar minyak, namun meningkatnya produksi dari negara-negara OPEC, khususnya Kazakhstan, menimbulkan risiko tekanan harga jangka panjang yang lebih besar. Sentimen pasar menjadi lebih hati-hati karena ketegangan perdagangan dapat memperumit permintaan minyak di masa mendatang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.