Malaysia Gandeng Arm Holdings Dorong Industri Desain Chip dan Ekspor Semikonduktor
Bisnis
Ekonomi Makro
05 Mar 2025
203 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Malaysia berusaha untuk meningkatkan posisi dalam industri semikonduktor dengan bantuan Arm Holdings.
Perjanjian ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem chip lokal yang kuat.
Investasi dalam desain chip akan membantu Malaysia mengurangi ketergantungan pada pengemasan dan pengujian.
Arm Holdings Plc telah setuju untuk menyediakan desain dan teknologi chip kepada Malaysia selama sepuluh tahun ke depan. Kesepakatan ini bertujuan untuk membantu Malaysia beralih dari hanya merakit chip menjadi memproduksi chip yang lebih bernilai. Malaysia akan membayar perusahaan yang dimiliki oleh SoftBank Group Corp. ini sebesar Rp 4.17 triliun ($250 juta) untuk lisensi dan pengetahuan terkait semikonduktor. Dengan dukungan ini, pemerintah Malaysia berharap dapat menciptakan hingga 10 perusahaan chip yang dapat menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp 334.00 triliun ($20 miliar) .
Malaysia saat ini merupakan pusat penting untuk pengujian dan pengemasan chip, tetapi belum banyak terlibat dalam desain chip. Negara ini berencana untuk mulai memproduksi chip sendiri dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, dengan harapan dapat meningkatkan profilnya di pasar global dan mendukung pengembangan proses manufaktur canggih di dalam negeri. Dukungan untuk pembuatan chip lokal menjadi prioritas utama, terutama karena dua pertiga dari ekspor Malaysia terdiri dari produk elektronik.
Analisis Ahli
Dr. Chen Wei, Pakar Semikonduktor
Strategi Malaysia untuk berfokus pada desain chip bersama Arm cukup tepat karena desain adalah inti dari nilai tambah dalam industri semikonduktor, bukan hanya perakitan. Namun, mereka harus mampu mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi lokal agar mampu bersaing dengan pemain besar lainnya.

