AI summary
Malaysia berusaha menjadi pusat manufaktur chip dengan dukungan investasi besar. ARM Holdings berkolaborasi dengan pemerintah Malaysia untuk meningkatkan ekosistem desain chip. Pelatihan insinyur dan pengembangan infrastruktur adalah kunci dalam strategi semikonduktor nasional Malaysia. Malaysia kini menjadi pusat pembuatan chip karena ketegangan antara AS dan China, terutama dalam pengembangan semikonduktor untuk aplikasi AI. ARM Holdings, perusahaan pembuat chip yang didukung oleh SoftBank, telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Malaysia untuk memperkuat ekosistem desain chip di negara tersebut. Dalam kesepakatan ini, Malaysia akan membayar ARM sebesar $250 juta selama 10 tahun untuk membeli desain chip dan teknologi yang akan digunakan oleh produsen lokal. Selain itu, ARM juga akan melatih 10.000 insinyur di Malaysia tentang teknologi mereka.Pemerintah Malaysia berencana untuk menjadikan negara ini sebagai pusat pembuatan chip dalam dekade mendatang. Mereka telah mengalokasikan setidaknya $5,3 miliar untuk mendukung strategi semikonduktor nasional dan melatih 60.000 insinyur. Malaysia sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri chip dan saat ini menyediakan sekitar 13% layanan pengujian, perakitan, dan pengemasan chip global. Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Intel, Google, Microsoft, dan Nvidia juga telah mengumumkan investasi besar di Malaysia untuk proyek pusat data dan pengembangan AI.
Langkah Malaysia memperkuat sektor chip sangat strategis mengingat ketegangan geopolitik yang memaksa diversifikasi rantai pasok teknologi global. Investasi besar dan pelatihan SDM menunjukkan komitmen jangka panjang yang dapat mengubah wajah industri teknologi di Asia Tenggara.