Courtesy of TechCrunch
Microsoft, yang merupakan mitra dekat OpenAI, sedang menghadapi situasi di mana DeepSeek diduga telah mencuri kekayaan intelektual dan melanggar ketentuan layanan. Meskipun demikian, Microsoft tetap ingin menggunakan model baru dari DeepSeek, yaitu R1, di platform cloud-nya, Azure AI Foundry. Microsoft mengklaim bahwa model R1 telah melalui berbagai evaluasi keamanan untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Dalam waktu dekat, pengguna akan dapat menggunakan versi R1 yang lebih ringan di perangkat Copilot+ yang memenuhi syarat.
Namun, ada kekhawatiran mengenai keakuratan model R1. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa R1 memberikan jawaban yang tidak akurat atau tidak menjawab 83% dari waktu ketika ditanya tentang berita. Selain itu, R1 juga cenderung tidak menjawab 85% dari pertanyaan yang berkaitan dengan China, kemungkinan karena adanya sensor dari pemerintah. Meskipun ada masalah ini, Microsoft tetap melanjutkan kerjasama dengan DeepSeek untuk memanfaatkan potensi model R1.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diumumkan Microsoft tentang model R1?A
Microsoft mengumumkan bahwa model R1 dari DeepSeek kini tersedia di layanan Azure AI Foundry.Q
Mengapa Microsoft melakukan penyelidikan terhadap DeepSeek?A
Microsoft melakukan penyelidikan terhadap DeepSeek karena dugaan penyalahgunaan layanan OpenAI dan pelanggaran hak kekayaan intelektual.Q
Apa hasil pengujian yang dilakukan oleh NewsGuard terhadap model R1?A
NewsGuard menemukan bahwa R1 memberikan jawaban yang tidak akurat 83% dari waktu ketika ditanya tentang topik berita.Q
Apa hubungan antara Microsoft dan OpenAI?A
Microsoft adalah pemegang saham terbesar OpenAI dan bekerja sama dalam pengembangan teknologi AI.Q
Bagaimana R1 dapat digunakan oleh pelanggan Microsoft?A
Pelanggan Microsoft akan dapat menggunakan versi 'distilled' dari R1 untuk dijalankan secara lokal di PC Copilot+.