Courtesy of YahooFinance
Di Davos, Swiss, CEO Salesforce, Marc Benioff, mengkritik Microsoft karena produk AI mereka, Copilot, yang dianggapnya hanya versi ulang dari ChatGPT. Benioff menyatakan bahwa Microsoft telah mengecewakan dunia dengan produk tersebut. Sementara itu, CEO Microsoft, Satya Nadella, juga memberikan komentar tajam tentang aplikasi bisnis yang dianggapnya tidak akan bertahan di era agen AI. Meskipun ada kritik, Salesforce melaporkan kesuksesan dalam penjualan produk AI mereka, Agentforce, dengan banyak perusahaan besar seperti FedEx dan IBM menjadi pelanggan baru.
Salesforce telah menutup 2.000 kesepakatan terkait AI dalam kuartal ketiga, dan saham mereka meningkat lebih dari 25% sejak peluncuran solusi Agentforce. Namun, ada skeptisisme dari beberapa analis, termasuk John DiFucci, yang menurunkan peringkat Salesforce menjadi "Sell". Dia berpendapat bahwa Salesforce perlu mengakuisisi perusahaan lain untuk benar-benar memanfaatkan potensi Agentforce, karena data yang mereka miliki dianggap tidak cukup dinamis untuk solusi AI yang lebih kompleks.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa yang mengkritik Microsoft dalam konteks AI?A
Marc Benioff, CEO Salesforce, mengkritik Microsoft dalam konteks AI.Q
Apa itu Agentforce yang dikembangkan oleh Salesforce?A
Agentforce adalah solusi AI dari Salesforce yang dapat menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis.Q
Mengapa beberapa analis skeptis terhadap potensi monetisasi Agentforce?A
Beberapa analis skeptis karena mereka percaya Salesforce perlu mengakuisisi aset lain untuk memonetisasi Agentforce secara signifikan.Q
Apa yang dikatakan Satya Nadella tentang aplikasi bisnis?A
Satya Nadella menyatakan bahwa aplikasi bisnis mungkin akan runtuh di era agen karena mereka hanya database CRUD dengan logika bisnis.Q
Bagaimana reaksi pasar terhadap solusi Agentforce yang baru diperkenalkan?A
Pasar merespons positif dengan saham Salesforce naik lebih dari 25% sejak peluncuran solusi Agentforce.