Courtesy of YahooFinance
Samsung Electronics mengalami penurunan laba kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan, dengan laba operasional mencapai 6,5 triliun won (sekitar 4,5 miliar dolar) pada kuartal Desember, sementara analis memperkirakan 8,96 triliun won. Pendapatan perusahaan juga tidak memenuhi ekspektasi, mencapai 75 triliun won. Hasil yang mengecewakan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Samsung semakin tertinggal dari pesaingnya, seperti SK Hynix dan Micron Technology, terutama dalam pasar chip AI yang menguntungkan. Samsung menghadapi tantangan dalam mendapatkan sertifikasi produk terbaru dari Nvidia, yang memungkinkan pesaingnya mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar.
Selain itu, Samsung juga menghadapi penjualan chip ponsel yang lemah dan persaingan harga yang ketat dari produsen asal China di sektor TV dan peralatan rumah tangga. Untuk mengatasi masalah ini, Samsung berencana untuk melakukan pemangkasan jumlah karyawan secara global dan melakukan perubahan dalam budaya organisasi. Para eksekutif memperkirakan bahwa permintaan untuk chip smartphone akan tetap lemah hingga 2025, yang menunjukkan tantangan besar bagi perusahaan untuk kembali ke posisi puncaknya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan laba Samsung Electronics Co. tidak memenuhi estimasi?A
Laba Samsung tidak memenuhi estimasi karena upaya mahal untuk mendapatkan kembali pangsa pasar di sektor chip AI dan smartphone.Q
Siapa pesaing utama Samsung di pasar chip AI?A
Pesaing utama Samsung di pasar chip AI adalah SK Hynix Inc. dan Micron Technology Inc.Q
Apa yang dilakukan Samsung untuk mengatasi masalah penjualan chip?A
Samsung berencana untuk meninjau budaya organisasi dan prosesnya serta melakukan pemecatan untuk mengurangi jumlah karyawan secara global.Q
Mengapa Samsung mengalami kesulitan dalam mendapatkan sertifikasi dari Nvidia?A
Samsung mengalami kesulitan dalam mendapatkan sertifikasi dari Nvidia karena adanya keterlambatan dalam produk terbaru mereka.Q
Apa rencana Microsoft Corp. yang berdampak pada pasar chip AI?A
Microsoft Corp. berencana untuk menginvestasikan $80 miliar dalam pembangunan pusat data, yang memicu rally di perusahaan-perusahaan yang berfokus pada AI.