Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Arena Kecerdasan Buatan Global

Share

Kumpulan artikel ini menyoroti berbagai kemajuan dan persaingan dalam ekosistem kecerdasan buatan di panggung global, mencakup dominasi teknologi China, uji coba otonomi misi militer AS, pendanaan startup AI, serta upaya investasi infrastruktur di India. Selain itu, dibahas pula inovasi model AI dari ByteDance, solusi pertanian pintar oleh Upside Robotics, dan fitur AI terbaru di platform media sosial.

28 Feb 2026, 13.00 WIB

Habibi: Model AI Pertama Satukan 20+ Dialek Arab dalam Suara Digital

Habibi: Model AI Pertama Satukan 20+ Dialek Arab dalam Suara Digital
Para peneliti dari Shanghai Jiao Tong University meluncurkan model teks-ke-suara sumber terbuka bernama Habibi yang dapat menyatukan lebih dari 20 dialek bahasa Arab dalam satu sistem. Model ini menggunakan teknologi zero-shot yang memungkinkan peniruan suara hanya dengan rekaman singkat tanpa pelatihan tambahan, meningkatkan efisiensi penggunaan suara dalam konteks real-time. Peluncuran model ini berpotensi memperluas pengaruh teknologi China di Timur Tengah dan membuka peluang pengembangan aplikasi bahasa Arab yang lebih inklusif dan fleksibel.
27 Feb 2026, 19.59 WIB

Megarstruktur Masa Depan: Menara Tertinggi dan Kota Vertikal Berkelanjutan

Megarstruktur Masa Depan: Menara Tertinggi dan Kota Vertikal Berkelanjutan
Beberapa megastruktur terbaru sedang dibangun di seluruh dunia dengan tujuan bukan hanya mencatat rekor tinggi atau besar saja, tapi juga mengusung konsep yang inovatif dan ramah lingkungan. Dengan pertumbuhan pesat populasi di kota-kota besar, bangunan ini menawarkan solusi dalam hal kepadatan urban dan penggunaan lahan secara efisien. Contohnya, menara setinggi 1.000 meter dan bangunan kubus terbesar di dunia menjadi contoh bagaimana masa depan pembangunan akan terlihat. Jeddah Tower di Arab Saudi akan mencapai lebih dari 1 kilometer, menjadi gedung tertinggi yang pernah ada. Sementara itu, The Mukaab di Riyadh menjadi bangunan terbesar berdasarkan volume yang mengintegrasikan daerah perkotaan tertutup dalam satu struktur besar. Kedua proyek tersebut mengekspresikan ambisi Arab Saudi untuk menunjukkan kemajuan teknologi dan desain dalam skala luar biasa. Dubai juga sedang membangun Burj Binghatti, menara residensial ultra-mewah dan tertinggi di dunia. Bangunan ini menonjolkan kemewahan dan desain elegan dengan struktur tinggi yang menantang aspek-aspek teknis seperti pengendalian goyangan dan kenyamanan penghuni. Di sisi lain, di Australia, ada Atlassian Central yang melambangkan era baru arsitektur hijau melalui penggunaan kayu massal dan bahan hybrid yang rendah karbon. Di Eropa, Sagrada Familia di Barcelona akan menjadi gereja tertinggi setelah menara pusatnya selesai. Proyek yang sudah berjalan selama lebih dari 100 tahun ini menjadi ikon budaya dan arsitektur yang memadukan visi klasik Antoni Gaudí dengan teknologi modern. Penyelesaian menaranya akan menandai babak baru dalam warisan arsitektur dunia. Keseluruhan proyek ini menunjukkan bahwa persaingan dalam membangun megastruktur tidak hanya soal tinggi atau besar, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan teknologi canggih. Ini menandai fase baru dalam desain kota masa depan yang tidak hanya berkembang ke atas tapi juga lebih pintar dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
26 Feb 2026, 08.00 WIB

China Ungguli Korea Selatan dalam Teknologi Kunci, Dorong Kerja Sama Strategis

China Ungguli Korea Selatan dalam Teknologi Kunci, Dorong Kerja Sama Strategis
China telah mencapai kemajuan besar dalam bidang teknologi, kini menempati posisi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa. Hal ini berdasarkan penilaian dari Kementerian Sains dan Teknologi Korea Selatan yang menganalisis berbagai sektor teknologi penting dan inovasi terbaru. Dalam beberapa tahun terakhir, China menunjukkan keunggulan dibandingkan Korea Selatan di 11 sektor teknologi prioritas dan 136 teknologi inti. Fokus kuat China pada riset dan pengembangan membuat perbedaan besar dalam menghadapi persaingan regional dan global. Penilaian ini diukur dengan membandingkan data dari makalah akademis dan paten di sektor seperti manufaktur maju, semikonduktor, kecerdasan buatan, dan sistem energi generasi berikutnya. China terus meningkatkan investasinya untuk menjadi pemimpin teknologi yang dominan. Korea Selatan, meskipun memiliki capaian teknologi yang kuat, masih tertinggal kurang lebih 0,7 tahun dibanding China dalam hal kemampuan teknologi keseluruhan. Hal ini menunjukkan perlunya strategi baru untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Para analis menyarankan agar kedua negara tidak terjebak dalam persaingan yang merugikan, melainkan mengedepankan kerja sama ekonomi dan teknologi yang dapat menguntungkan kedua pihak serta memperkuat posisi mereka di pasar global.
26 Feb 2026, 07.13 WIB

US Air Force Uji Coba Drone Tempur dengan Perangkat Lunak Misi Modular

US Air Force Uji Coba Drone Tempur dengan Perangkat Lunak Misi Modular
Angkatan Udara Amerika Serikat melakukan uji penerbangan pesawat drone tempur YFQ-44A yang dapat mengganti perangkat lunak misi secara langsung saat terbang. Demonstrasi ini menunjukkan bahwa software misi seperti sebuah aplikasi dapat dipasang atau diganti tanpa harus mendarat, meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi operasi. Perangkat lunak misi pertama yang diuji menggunakan sistem Hivemind dari Shield AI untuk menjalankan sejumlah tugas uji yang telah ditentukan. Setelah itu, tanpa mendarat, secara mulus pesawat beralih dan menggunakan perangkat lunak Lattice for Mission Autonomy dari Anduril untuk menjalankan tes serupa. Perbedaan penting dalam teknologi ini adalah antara perangkat lunak flight autonomy yang memastikan keselamatan dan penerbangan pesawat, serta mission autonomy yang mengatur pelaksanaan misi tempur kompleks. Arsitektur referensi Autonomy-Government Reference Architecture (GRA) memastikan sistem ini bekerja dengan aman dan dapat diintegrasikan secara modular. Kolonel Timothy Helfrich menyatakan bahwa infrastruktur perangkat lunak ini memungkinkan perbaikan dan pembaruan yang cepat dengan integrasi lebih erat bersama operator. Ini membuka peluang untuk pengembangan berkelanjutan tanpa harus mengubah pesawat secara fisik. Air Force berencana mengambil keputusan produksi untuk program Increment 1 CCA pada tahun 2026. Dengan kemajuan ini, masa depan pasukan drone tempur otonom yang dapat bekerja bersama pilot manusia semakin nyata dan diperkirakan akan meningkatkan kemampuan tempur secara signifikan.
25 Feb 2026, 19.30 WIB

Teknologi Bahan Bakar Nuklir Cair ULIMES Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Reaktor

Teknologi Bahan Bakar Nuklir Cair ULIMES Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Reaktor
Oak Ridge National Laboratory (ORNL) telah melakukan kerja sama dengan perusahaan investasi Australia, Out The Back Ventures, untuk mengembangkan teknologi bahan bakar nuklir baru yang disebut ULIMES. Teknologi ini menggunakan suspensi partikel uranium dioksida dalam logam cair, berbeda dari bahan bakar padat yang selama ini digunakan di reaktor air ringan di Amerika Serikat. Konsep ULIMES memungkinkan bahan bakar mengalir melalui inti reaktor, sehingga dapat melakukan pembakaran energi secara merata dan menghilangkan energi tidak terpakai di pusat pelet. Ini meningkatkan efisiensi pembakaran bahan bakar dibandingkan dengan bahan bakar padat konvensional. Selain itu, penggunaan logam cair sebagai pembawa dapat meningkatkan konduktivitas panas, sehingga suhu bahan bakar dapat dikontrol lebih baik dan meningkatkan kemampuan pendinginan reaktor. Perubahan ini berpotensi menurunkan risiko dan biaya perawatan reaktor. Keunggulan lain dari teknologi ini adalah pengurangan kerusakan pada material bahan bakar. Gas hasil fisi tidak menumpuk seperti pada bahan padat, dan logam cair lebih tahan terhadap kerusakan yang biasanya menyerang struktur bahan padat akibat tumbukan partikel energi tinggi. Dengan kompatibilitas bahan bakar ULIMES terhadap material reaktor yang sudah ada di pembangkit listrik tenaga nuklir, teknologi ini dapat diintegrasikan lebih cepat tanpa memerlukan pengujian material yang panjang dan mahal. Investasi dari Out The Back Ventures akan mendukung penelitian lanjutan agar teknologi ini bisa siap digunakan secara komersial.
24 Feb 2026, 13.50 WIB

Indonesia Percepat Kemandirian Teknologi Chip Lewat Kerja Sama dengan Arm Limited

Pemerintah Indonesia telah tanda tangani kerjasama dengan perusahaan teknologi global, Arm Limited, untuk mempercepat pengembangan teknologi desain chip semikonduktor di Indonesia. Langkah ini bertujuan membangun kekuatan teknologi nasional dalam sektor yang sangat strategis. Dalam kerja sama ini, akan dikembangkan enam rancangan chip dengan intellectual property (IP) yang sepenuhnya menjadi milik Indonesia. Sektor yang menjadi fokus meliputi otomotif, Internet of Things, pusat data, peralatan rumah, hingga teknologi masa depan seperti kendaraan otonom dan komputasi kuantum. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa teknologi dipandang sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional dan bagian dari strategi besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Kolaborasi juga melibatkan perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti ITB, UGM, dan UI, yang selama dua tahun terakhir telah dipersiapkan untuk mendukung pengembangan kemampuan software nasional. Para talenta nasional akan dijaring dan dilatih langsung oleh para ahli dari Arm Limited. Pemerintah berharap kerja sama ini dapat menarik investasi manufaktur chip dari perusahaan global untuk menanam modal di Indonesia, sehingga ekosistem semikonduktor nasional menjadi kuat dan mandiri di masa depan.
23 Feb 2026, 23.50 WIB

Spotify Luncurkan Fitur Playlist Berbasis AI untuk Pengalaman Musik Pribadi

Spotify kini menghadirkan fitur baru bernama 'Prompted Playlists' yang memungkinkan pengguna Premium membuat playlist dengan hanya memberikan deskripsi tentang suasana hati, tema, atau inspirasi yang mereka inginkan. Fitur ini menggunakan kecerdasan buatan untuk memilih lagu yang paling sesuai berdasarkan permintaan pengguna. Dengan cara ini, pengguna tidak perlu mencari lagu atau artis satu per satu. Cukup mengetik kalimat dalam bahasa Inggris, seperti menginginkan lagu yang cocok untuk suasana santai di sore hari atau playlist dengan lagu dari dekade tertentu, dan AI Spotify akan membuatkan daftar putar yang sesuai. Spotify juga memasukkan riwayat dengar pengguna serta tren musik terkini sehingga playlist yang dihasilkan tidak hanya personal tapi juga up to date. Setiap lagu di playlist ini dilengkapi dengan penjelasan singkat mengapa lagu tersebut dipilih, memberikan pengalaman yang lebih menarik. Fitur ini masih dalam tahap beta dan belum sepenuhnya sempurna. Pengguna saat ini hanya bisa membuat sekitar 20-30 playlist menggunakan fitur ini. Spotify terus mengumpulkan feedback dari pengguna untuk memperbaiki dan mengembangkan layanan ini agar bisa lebih optimal di masa depan. Selain fitur ini, Spotify juga mengembangkan AI di berbagai aspek lain, seperti kemampuan untuk scan halaman buku demi melanjutkan audiobook, menerjemahkan lirik lagu secara global, dan kerjasama dengan SeatGeek untuk memudahkan pembelian tiket konser. Ini menunjukkan Spotify fokus memanfaatkan AI agar layanannya semakin canggih.
23 Feb 2026, 20.27 WIB

Penemu Nobel Kembangkan Mesin Ambil Air dari Udara di Wilayah Kering

Di beberapa wilayah terering di dunia, kekurangan air bersih sudah menjadi masalah yang sangat mendesak. Banyak orang kesulitan mendapatkan air minum yang aman dalam kehidupan sehari-hari, terutama di daerah yang jarang atau tidak memiliki akses air tanah. Profesor Omar Yaghi, seorang kimiawan dari Universitas California, Berkeley, meraih hadiah Nobel tahun 2025 karena menciptakan teknologi canggih yang dapat mengambil air langsung dari udara, meskipun kelembaban sangat rendah. Teknologi ini memakai bahan khusus yang disebut Metal-Organic Frameworks atau MOFs, yang berfungsi seperti spons super dengan rongga-rongga kecil yang mampu menyerap air dari udara. Alat ini dirancang untuk bekerja menggunakan panas matahari sebagai sumber energi, sehingga tidak perlu listrik yang mahal dan sulit didapat di banyak daerah terpencil. Dengan hanya beberapa gram MOF, permukaan penyerapan bisa sebesar stadion sepak bola! Mesin buatan perusahaan Atoco ini mampu menghasilkan hingga 1.000 liter air bersih per hari dengan kelembaban sekitar 20%, bahkan di tempat-tempat gersang seperti gurun dan pulau terpencil. Alat ini berukuran tidak terlalu besar, sekitar seukuran kontainer pengiriman 20 kaki, sehingga mudah dipindahkan dan digunakan di tempat bencana alam seperti badai atau gempa bumi ketika sumber air umum rusak. Latar belakang pribadi Prof. Yaghi yang tumbuh di komunitas pengungsi di Jordania tanpa akses air bersih memotivasinya berkarya untuk membantu jutaan orang yang menghadapi masalah serupa. Dia berharap suatu saat nanti teknologi ini bisa dipakai secara luas oleh rumah tangga untuk menghasilkan air minum sendiri, layaknya panel surya yang menghasilkan listrik mandiri, yang berarti lebih banyak kebebasan dan ketahanan untuk masyarakat. Penemuan ini datang pada waktu yang tepat, mengingat peringatan PBB tentang krisis air global yang bisa menyebabkan lebih dari 2 miliar orang kesulitan akses air aman. Selain mengurangi ketergantungan pada metode desalinasi yang tidak ramah lingkungan, teknologi MOF ini bisa menjadi solusi penting untuk masa depan dengan krisis air yang semakin kompleks dan membutuhkan inovasi yang berkelanjutan.
21 Feb 2026, 05.19 WIB

NKT T3600: Trencher Terkuat Dunia untuk Lindungi Kabel Energi Bawah Laut

NKT, perusahaan kabel tenaga listrik dari Denmark, telah menghadirkan trencher bawah laut baru bernama NKT T3600 yang disebut sebagai trencher paling kuat di dunia. Alat ini dirancang dan dibuat oleh perusahaan Inggris, Osbit, dan akan digunakan untuk mengubur kabel energi di bawah dasar laut sampai kedalaman 5,5 meter. NKT T3600 dilengkapi dengan 3.600 tenaga kuda yang memungkinkan alat ini bekerja pada berbagai jenis tanah bawah laut dengan fungsi pemotongan dan jetting. Hal ini sangat membantu memasang kabel tenaga tinggi secara aman dan mendukung operasi energi terbarukan di laut lepas. Untuk memastikan operasi yang lancar, NKT juga menandatangani perjanjian empat tahun dengan Helix Robotics Solutions Group yang akan mengoperasikan, merawat, dan mengelola proyek-proyek menggunakan trencher ini. Helix juga akan menggunakan kapal dukungannya sendiri untuk proses pemasangan kabel. Investasi ini tidak hanya memberikan perlindungan ekstra bagi kabel tenaga listrik penting yang menghadapi risiko sabotase dan aktivitas laut yang tinggi, tapi juga memajukan ekonomi lokal di Inggris melalui keterlibatan perusahaan Osbit. NKT menargetkan trencher ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2027. Peluncuran dan pengoperasian NKT T3600 menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kabel tenaga bawah laut yang lebih aman dan andal. Keberhasilan alat ini kemungkinan akan mempercepat pengembangan proyek energi terbarukan di masa depan sekaligus mengurangi potensi gangguan kabel yang mahal dan berisiko.
19 Feb 2026, 03.56 WIB

Kapasitor Polimer Baru Tahan Panas Tinggi Simpan Empat Kali Energi

Peneliti di Penn State berhasil mengembangkan kapasitor polimer yang dapat beroperasi pada suhu sangat tinggi hingga 482 derajat Fahrenheit, jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitor polimer komersial yang biasanya mulai rusak di suhu sekitar 212 F. Kemampuan ini bisa membuat perangkat elektronik bekerja lebih baik di lingkungan ekstrem seperti kendaraan listrik dan sistem penerbangan. Kapasitor ini dibuat dengan menggabungkan dua plastik tahan panas, PEI dan PBPDA, yang secara alami membentuk struktur nanoskala stabil. Struktur ini meningkatkan konstanta dielektrik menjadi 13,5, padahal masing-masing polimer secara individual memiliki konstanta di bawah empat, sehingga kapasitor bisa menyimpan lebih banyak energi. Material baru ini tidak hanya meningkatkan kapasitas penyimpanan energi sampai empat kali lipat, tetapi juga mempertahankan performa dari suhu minus 148 F hingga 482 F. Hal ini sangat penting untuk membuat perangkat yang lebih kecil dan padat, tanpa mengorbankan kekuatan atau kecepatan dalam mengisi dan mengeluarkan energi. Para peneliti menemukan bahwa nanointerfaces yang terbentuk antara PEI dan PBPDA mencegah kebocoran muatan yang biasanya terjadi pada suhu tinggi. Ini memungkinkan kapasitor bekerja lebih kuat dan tahan lama tanpa harus didinginkan secara intensif seperti pada kapasitor biasa. Teknologi ini mudah diproduksi karena menggunakan bahan yang sudah komersial dan murah, serta proses pembuatannya sederhana. Penelitian ini sudah dipatenkan dan dapat menjadi solusi teknologi penting untuk kendaraan listrik, pusat data, dan sistem kelistrikan di masa depan yang menuntut perangkat tahan panas dan efisien.
Setelahnya

Baca Juga

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026

  • Jejak Teknologi Masa Depan

  • Gelombang AI dan Intrik Teknologi

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Inovasi Global & Dinamika Nusantara

  • Galaksi Inovasi & Kebijakan

  • Radar Inovasi & GeopeoTek

  • Arena Kecerdasan Buatan Global

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan