Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Revolusi Tekno-Bisnis 2026

Share

Seri artikel ini mengeksplorasi berbagai terobosan teknologi dan tren bisnis terkini pada 2026—mulai dari inovasi 3D printing super cepat, energi terbarukan, baterai mutakhir, robotik canggih, hingga AI dan dampaknya pada ekonomi. Berita mencakup peluncuran produk, startup dengan pertumbuhan pendapatan pesat, serta implikasi kebijakan dan keamanan global yang dipicu kemajuan teknologi.

12 Feb 2026, 01.00 WIB

FBI Pulihkan Rekaman Kamera Google Nest yang Sudah Dihapus, Apa Artinya bagi Privasi Anda?

FBI Pulihkan Rekaman Kamera Google Nest yang Sudah Dihapus, Apa Artinya bagi Privasi Anda?
Nancy Guthrie hilang dan memiliki kamera pintu Google Nest yang tidak berlangganan penyimpanan cloud, sehingga rekamannya seharusnya tidak tersimpan di awan. Namun, FBI berhasil mendapatkan rekaman crucial yang merekam pelaku kejahatan menggunakan data residual yang tersimpan di sistem backend Google, menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data pengguna. Google Nest berbeda dari kebanyakan kamera lain karena tetap mengunggah video pendek ke cloud meskipun pengguna tidak berlangganan. Beberapa model menyimpan klip selama tiga jam, yang berarti rekaman kriminal itu tetap berada di server untuk waktu yang terbatas walaupun akun tidak aktif berlangganan. Sebagian besar layanan cloud tidak langsung menghapus data yang dihapus pengguna, melainkan memberi tanda ruang tersebut kosong untuk dipakai kembali. Jika tidak ada data baru yang menimpa, data lama masih bisa diakses dan dipulihkan, namun prosesnya sangat rumit apalagi untuk sistem besar dengan data tersebar di server global seperti Google. Pihak Google mengkonfirmasi bahwa mereka membantu penegak hukum tapi tidak memberikan detail teknis lebih lanjut. Para ahli forensik menjelaskan bahwa pemulihan data dari sistem seperti Google membutuhkan sumber daya besar dan biasanya hanya dilakukan untuk kasus penting dan langka. Kasus ini menunjukkan meskipun rekaman yang dihapus hampir hilang, ada potensi untuk diakses kembali oleh pihak berwenang. Pengguna disarankan untuk menggunakan penyimpanan lokal atau layanan cloud dengan enkripsi end-to-end untuk meningkatkan privasi dan keamanan data mereka.
10 Feb 2026, 17.30 WIB

Tarif Listrik Meroket, Trump Minta Perusahaan Teknologi Tangani Biaya Data Center

Tarif Listrik Meroket, Trump Minta Perusahaan Teknologi Tangani Biaya Data Center
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sejak masa jabatan keduanya sangat fokus pada pengembangan industri teknologi dalam negeri dengan dorongan pembangunan manufaktur elektronik dan data center di AS. Hal ini bertujuan agar produksi teknologi tidak bergantung pada China dan bisa mendorong ekonomi nasional. Menurut S&P Global Market Intelligence, kesepakatan pembangunan data center di AS dan Kanada diperkirakan mencapai Rp 787.74 triliun (US$47,17 miliar) pada tahun 2025. AS menjadi pemain utama yang menjalankan hampir setengah dari operasi data center global. Namun, pembangunan ini membutuhkan listrik dan air dalam jumlah besar. Akibatnya, wilayah seperti Virginia mengalami lonjakan tarif listrik yang sangat tinggi, mencapai Rp 30.06 ribu (US$1.800) per MWh, jauh lebih tinggi dibandingkan tarif sebelumnya sebesar Rp 3.34 juta (US$200) per MWh. Lonjakan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan permintaan listrik dari data center dan cuaca dingin yang ekstrem. PJM Interconnection, badan yang menyediakan listrik untuk kawasan Timur dan Mid-Atlantik AS, melaporkan gangguan pasokan listrik meningkat akibat terbatasnya gas alam dan cuaca membeku. Mereka bahkan mengeluarkan perintah pengurangan konsumsi listrik untuk membantu menstabilkan sistem energi selama periode kritis. Menanggapi hal tersebut, pemerintah Trump berencana mengeluarkan perjanjian baru yang mewajibkan perusahaan teknologi agar tidak membebani harga listrik rumah tangga dan pasokan air serta meminta perusahaan menanggung biaya pembangunan infrastruktur baru yang dibutuhkan. Perjanjian ini masih bisa berubah sebelum disahkan.
Sebelumnya

Baca Juga

  • Inovasi Global & Dinamika Nusantara

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Radar Inovasi & GeopeoTek

  • Galaksi Inovasi & Kebijakan

  • Arena Kecerdasan Buatan Global

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan

  • Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

  • Spektrum AI: Wearable hingga Data Center

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026