Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Bisnis

Startup Teknologi India Raih Pendanaan Besar

Share

Cerita ini menyoroti lonjakan pendanaan untuk startup teknologi di India, termasuk inovasi di bidang orkestrasi suara dan vibe-coding, yang mendapatkan dukungan signifikan dari investor global seperti SoftBank dan Khosla Ventures.

21 Jan 2026, 09.00 WIB

Bolna Kenalkan Solusi AI Suara Lokal, Raih Kepercayaan Investor Global

Bolna Kenalkan Solusi AI Suara Lokal, Raih Kepercayaan Investor Global
Pasar AI suara di India sedang berkembang pesat karena semakin banyak bisnis dan pengguna yang memilih suara sebagai media komunikasi. Namun, banyak investor awalnya meragukan apakah perusahaan yang fokus pada solusi suara seperti Bolna dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar di pasar ini. Bolna, startup AI suara yang didirikan oleh Maitreya Wagh dan Prateek Sachan, mengalami penolakan lima kali dari Y Combinator sebelum akhirnya diterima. Pendapatan mereka yang terus meningkat, terutama dari program pilot seharga Rp 1.67 miliar ($100 k) ini naik menjadi Rp 8.35 juta ($500) , membuktikan bahwa ada permintaan nyata dari bisnis di India. Bolna membangun platform orkestrasi suara yang menghubungkan berbagai teknologi AI suara sehingga bisnis dapat dengan mudah membuat agen suara tanpa harus memahami teknologi di baliknya. Mereka juga menyesuaikan fitur agar sesuai dengan kebutuhan pengguna di India, seperti pengenalan nomor dalam bahasa Inggris dan input melalui keypad. Perusahaan ini sudah melayani berbagai klien mulai dari usaha kecil sampai perusahaan besar dengan lebih dari 200.000 panggilan yang mereka tangani setiap hari. Pendapatan tahunan berulang mereka hampir mencapai Rp 11.69 juta ($700.000) , dan mereka mengembangkan tim teknik khusus untuk memenuhi kebutuhan klien enterprise. Bolna berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 105.21 miliar ($6,3 juta) dalam putaran seed yang dipimpin oleh General Catalyst, dengan banyak investor lain juga ikut berpartisipasi. Keberhasilan ini menandai kepercayaan besar terhadap potensi pasar dan kemampuan Bolna untuk mengubah teknologi suara menjadi bisnis yang menguntungkan di India.
20 Jan 2026, 20.50 WIB

Startup AI India Emergent Raih Rp 1.17 triliun ($70 Juta) , Tunjukkan Tren Vibe-Coding

Startup AI India Emergent Raih Rp 1.17 triliun ($70 Juta) , Tunjukkan Tren Vibe-Coding
Emergent adalah startup dari India yang membuat platform “vibe-coding” berbasis AI untuk membantu pengguna membuat aplikasi web dan mobile dengan mudah tanpa harus punya keahlian coding yang dalam. Dalam waktu singkat setelah berdiri, mereka sukses mengumpulkan banyak dana dari investor besar. Baru-baru ini, Emergent menerima Rp 1.17 triliun ($70 juta) dalam pendanaan Seri B, yang membuat total dana yang dikumpulkan menjadi Rp 1.67 triliun ($100 juta) hanya dalam tujuh bulan sejak awal berdiri. Pendanaan ini menunjukkan ketertarikan besar investor terhadap teknologi AI di bidang pengembangan aplikasi. Saat ini, perusahaan sudah memiliki pendapatan tahunan berulang sekitar Rp 835.00 miliar ($50 juta) dan pengguna lebih dari 5 juta orang di lebih dari 190 negara. Mereka juga berambisi meningkatkan pendapatan hingga lebih dari Rp 1.67 triliun ($100 juta) dalam dua tahun ke depan. Platform Emergent sangat membantu usaha kecil dan pengusaha yang ingin membuat aplikasi cepat tanpa harus merekrut tim pemrograman besar. Mereka juga fokus memperluas pasar di Amerika Serikat, Eropa, dan India, dimana permintaan untuk layanan mereka sangat tinggi. Dengan dukungan dari investor besar seperti SoftBank dan Khosla Ventures, Emergent berencana meningkatkan tim dan produk mereka, sekaligus memperkuat posisinya di pasar global. Ini juga menandai kembalinya SoftBank berinvestasi di startup India.
20 Jan 2026, 20.50 WIB

Emergent Raih Rp 1.17 triliun ($70 Juta) , Tunjukkan Larisnya Platform AI untuk Bikin Aplikasi Tanpa Coding

Emergent Raih Rp 1.17 triliun ($70 Juta) , Tunjukkan Larisnya Platform AI untuk Bikin Aplikasi Tanpa Coding
Emergent adalah startup asal India yang mengembangkan platform AI untuk membuat aplikasi tanpa harus memiliki keahlian pemrograman yang mendalam. Dalam waktu kurang dari tujuh bulan sejak peluncurannya, mereka telah mengumpulkan dana sebesar Rp 1.67 triliun ($100 juta) , termasuk putaran pendanaan terbaru seri B sebesar Rp 1.17 triliun ($70 juta) yang dipimpin oleh SoftBank dan Khosla Ventures. Pendanaan tersebut membuat valuasi Emergent melonjak dari Rp 1.67 triliun ($100 juta) menjadi Rp 5.01 triliun ($300 juta) post-money. Startup ini sudah memiliki pendapatan tahunan berulang (ARR) sebesar Rp 835.00 miliar ($50 juta) dan lebih dari 5 juta pengguna yang tersebar di lebih dari 190 negara. Mereka menargetkan untuk menggandakan pendapatan ARR menjadi lebih dari Rp 1.67 triliun ($100 juta) pada tahun 2026. Emergent menyediakan layanan yang memungkinkan pengguna, terutama pengusaha dan bisnis kecil, merancang dan memproduksi aplikasi web dan mobile lengkap dengan bantuan agen AI. Dengan menggunakan AI, proses coding menjadi lebih mudah dan cepat tanpa perlu tim teknik besar. Mereka juga baru meluncurkan layanan pembuatan aplikasi mobile yang menunjukkan respon pasar yang positif. Tim utama Emergent berkantor pusat di San Francisco dengan mayoritas karyawan yang bekerja di Bengaluru, India. Mereka juga melakukan perekrutan besar-besaran di kedua lokasi ini untuk mendukung ekspansi produk dan pasar terutama di Amerika Serikat, Eropa, dan India. Kompetitor utama mereka antara lain Lovable, Cursor, dan Replit yang juga berkembang pesat di pasar aplikasi berbasis AI. Investasi ini juga menandai kembalinya SoftBank ke pasar teknologi India setelah beberapa tahun terakhir tidak aktif di sana. Dana segar ini akan diprioritaskan untuk memperkuat tim, mempercepat inovasi produk, dan memperdalam penetrasi mereka di pasar utama dengan harapan bisa menjadi pemain utama dalam ekosistem AI vibe-coding di masa mendatang.

Baca Juga

  • Transformasi Ritel Digital dan E-commerce

  • Startup Teknologi India Raih Pendanaan Besar

  • Transformasi Digital di Indonesia

  • Transformasi Digital di Ritel dan E-commerce

  • Peningkatan Pendanaan Startup dan Inovasi