Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PBB Usulkan 31 Indikator Baru untuk Melampaui GDP Ukur Kemajuan Dunia

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
14 Mei 2026
285 dibaca
1 menit
PBB Usulkan 31 Indikator Baru untuk Melampaui GDP Ukur Kemajuan Dunia

AI summary

PBB merespon kebutuhan untuk indikator yang lebih komprehensif daripada GDP.
Indikator baru mencakup aspek ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Kritik terhadap GDP menunjukkan pentingnya memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan dari pertumbuhan ekonomi.
PBB mengusulkan 31 indikator baru yang bertujuan untuk melampaui GDP dalam mengukur kemajuan dunia, menekankan perlunya metrik yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam penilaian pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.Di antara 31 indikator baru yang diusulkan, sekitar 15 dari indikator tersebut telah terintegrasi ke dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. PBB mencatat bahwa penggunaan GDP telah beralih dari tujuan awalnya dan tidak mencerminkan secara akurat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.Langkah selanjutnya adalah meluncurkan laporan resmi yang berisi rekomendasi dan indikator ini di markas besar PBB di New York City, yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2023, untuk mendorong adopsi indikator baru dalam kebijakan global.

Experts Analysis

Rutger Hoekstra
GDP adalah indikator yang cacat, dan penting untuk mengakui kesejahteraan, inklusi, dan keberlanjutan sebagai ukuran kemajuan masyarakat yang lebih baik.
Paula Caballero
GDP sangat pendek pandang karena tidak memperhitungkan dampak pertumbuhan masa depan seperti perubahan iklim. Usulan indikator baru adalah bagian dari diskusi perpanjangan tujuan pembangunan berkelanjutan yang lama tertunda.
Stephen Polasky
Indikator lingkungan yang diusulkan kurang detail terutama soal keanekaragaman hayati dan modal alam, sehingga ini merupakan kesempatan yang terlewatkan bagi perubahan paradigma pengukuran.
Editorial Note
Pendekatan baru ini sangat diperlukan karena ketergantungan berlebih pada GDP mengabaikan krisis sosial, lingkungan, dan ketimpangan yang kian memburuk. Namun, keberhasilan implementasinya bergantung pada komitmen negara-negara anggota dalam menyediakan data yang akurat dan mengintegrasikan indikator ini ke dalam kebijakan nyata.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.