AI summary
Indikator baru yang diusulkan bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kemajuan suatu negara. GDP tidak mencerminkan semua aspek kesejahteraan dan kemajuan sosial. Pentingnya mempertimbangkan faktor lingkungan dan sosial dalam pengukuran pertumbuhan ekonomi. PBB telah mengusulkan daftar baru berisi 31 indikator yang dirancang untuk melengkapi dan memperluas pengukuran kemajuan ekonomi dan sosial yang selama ini didasarkan pada GDP. Inisiatif ini dipimpin oleh sebuah komite multidisipliner yang diketuai oleh Kaushik Basu dan Nora Lustig atas arahan Sekjen PBB António Guterres.Indikator-indikator baru ini mencakup aspek ekonomi seperti pendapatan rumah tangga, data lingkungan seperti emisi gas rumah kaca dan partikel udara, serta indikator kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial seperti kekerasan terhadap perempuan. Sebagian sudah merupakan bagian dari indikator Sustainable Development Goals (SDGs).Langkah ini penting karena GDP tidak menghitung kerusakan lingkungan, kemiskinan, atau masalah sosial dan kesehatan. Dengan indikator baru, diharapkan kebijakan di berbagai negara akan lebih seimbang dan berorientasi pada keberlanjutan serta keadilan sosial, meskipun masih ada kritik terhadap detail beberapa indikator lingkungan.
Mengandalkan GDP saja sebagai tolok ukur kemajuan negara sudah sangat ketinggalan zaman dan berpotensi menyesatkan kebijakan publik. Penerapan indikator baru ini akan memungkinkan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang kesejahteraan masyarakat dan kondisi planet, sehingga dapat membimbing perubahan kebijakan yang lebih holistik dan berkelanjutan.