Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PBB Usulkan 31 Indikator Baru untuk Menilai Kemajuan Lebih dari Sekadar GDP

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
08 Mei 2026
39 dibaca
1 menit
PBB Usulkan 31 Indikator Baru untuk Menilai Kemajuan Lebih dari Sekadar GDP

AI summary

PBB menyusun laporan untuk memperkenalkan indikator baru yang lebih komprehensif daripada GDP.
Indikator baru akan mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan lingkungan untuk mengukur kemajuan secara lebih akurat.
Ada dorongan untuk mengakui pentingnya kesejahteraan dan keberlanjutan dalam kebijakan ekonomi global.
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengusulkan 31 indikator baru untuk melengkapi GDP dalam mengukur kemajuan suatu negara. Indikator ini mencakup aspek ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Upaya ini merupakan langkah baru untuk mengatasi kelemahan GDP yang selama ini dianggap tidak menyeluruh.Indikator-indikator yang diusulkan termasuk pendapatan disposabel per kapita, emisi gas rumah kaca, kualitas udara, harapan hidup, dan kekerasan terhadap perempuan. 15 dari indikator ini sudah masuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Komite yang dipimpin oleh Kaushik Basu dan Nora Lustig menyusun laporan tersebut atas permintaan Sekjen PBB António Guterres.Guterres menegaskan bahwa GDP tidak mencerminkan kemunduran di bidang kesehatan, biodiversitas, atau perdamaian yang saat ini terjadi. Para ahli berharap indikator baru ini mendorong kebijakan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Namun, beberapa kritik menyebut indikator lingkungan masih kurang detail dan pentingnya fokus lebih pada aspek alam dan keberlanjutan.

Experts Analysis

Rutger Hoekstra
GDP adalah indikator yang cacat dan indikator baru ini mengakui bahwa kesejahteraan, inklusi, dan keberlanjutan adalah ukuran kemajuan yang lebih baik.
Paula Caballero
GDP terlalu sempit dan tidak mempertimbangkan dampak pertumbuhan ekonomi jangka panjang seperti perubahan iklim.
Stephen Polasky
Indikator lingkungan yang diajukan terlalu terbatas dan kurang rinci, sehingga ini adalah kesempatan yang terlewat untuk memperbaiki pengukuran terkait biodiversitas dan kapital alam.
Editorial Note
Penerapan indikator baru ini sangat penting untuk mengubah paradigma global tentang ukuran kemajuan. Sayangnya, tanpa komitmen nyata dari negara-negara anggota, inisiatif ini bisa menjadi hanya simbolik tanpa dampak nyata di lapangan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.