AI summary
Pentingnya memindahkan investasi dari merusak alam ke memulihkan alam. Dampak negatif dari subsidi berbahaya terhadap praktik pertanian dan keberlanjutan. Keterkaitan antara kehilangan biodiversitas dan keamanan pangan global. Laporan terbaru dari United Nations Environment Programme (UNEP) mengungkap bahwa dana global sebesar 7 triliun dolar saat ini lebih banyak digunakan untuk merusak alam daripada memulihkannya. Dana yang digunakan untuk konservasi hanya sepertigapuluh dari dana yang mendukung perdagangan dan praktik yang berkontribusi pada kerusakan hutan dan ekosistem laut.Kerusakan alam ini sangat serius karena hampir setengah dari perekonomian dunia bergantung pada kondisi alam yang sehat. Meski begitu, hanya sekitar 220 miliar dolar per tahun yang dialokasikan untuk memperbaiki alam, dengan sebagian besar dana berasal dari pemerintah. Angka ini harus meningkat menjadi lebih dari setengah triliun dolar pada tahun 2030 agar target pelestarian dapat tercapai.Laporan itu juga menyoroti bahwa ada sekitar 2,4 triliun dolar subsidi dari pemerintah setiap tahun yang justru mendorong praktik pertanian dan sektor lain yang merusak alam. Subsidi ini harus dihentikan dan dialihkan ke cara-cara yang lebih berkelanjutan agar tidak memperburuk kerusakan.Hal positif adalah mulai ada tanda-tanda perubahan, terutama dari sektor swasta yang mulai mengurangi investasi di minyak dan gas dan mulai berinvestasi lebih besar di sektor yang mendukung alam. Contohnya adalah investasi besar dalam rantai pasok produk bersertifikat dan instrumen keuangan baru yang terhubung dengan pelestarian keanekaragaman hayati.Di sisi keamanan, pemerintah Inggris mengeluarkan laporan yang mengingatkan bahwa kerusakan alam dan perubahan iklim sudah berdampak pada ketahanan pangan dan bisa memicu konflik jika tidak ada perubahan drastis. Ini menekankan pentingnya investasi lebih lanjut dalam pemulihan alam agar stabilitas global tetap terjaga.
Transformasi besar dalam pengalokasian dana sangat penting untuk menghentikan dan membalikkan kerusakan alam yang terjadi. Tanpa komitmen kuat dari pemerintah dan sektor swasta untuk mengarahkan investasi yang bertanggung jawab, target pemulihan alam alam akan sulit tercapai dan risiko keamanan global terus memburuk.