Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering 2040 Akibat Krisis Air

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
10 Mei 2026
234 dibaca
1 menit
Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering 2040 Akibat Krisis Air

AI summary

Sungai Eufrat dan Tigris berpotensi mengering pada 2040 akibat perubahan iklim.
Kondisi ini dapat berdampak serius bagi kehidupan 60 juta orang di kawasan tersebut.
Hadis tentang Sungai Eufrat memberikan perspektif religius tentang bencana lingkungan yang sedang terjadi.
Sungai Eufrat dan Tigris yang menjadi sumber kehidupan utama jutaan warga di Asia Barat diperkirakan dapat mengering pada tahun 2040. Krisis air ini dipicu oleh perubahan iklim dan kekeringan berkepanjangan yang menyebabkan penurunan dramatis debit air kedua sungai tersebut.Sistem sungai ini telah kehilangan hampir setengah debit airnya dalam beberapa dekade terakhir, dengan hilangnya 144 km kubik air tawar pada periode 2003 hingga 2013. Laporan dari Kementerian Sumber Daya Air Irak menegaskan bahwa jika krisis ini berlanjut, risiko pengeringan total sangat tinggi.Pengeringan sungai-sungai ini tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga mengancam kehidupan sekitar 60 juta orang yang mengandalkan sungai untuk air minum, pertanian, dan pembangkit listrik. Kondisi ini juga mengingatkan akan hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan tanda hari kiamat terkait pengeringan Sungai Eufrat.

Experts Analysis

Ahmad Fauzi (Ahli Hidrologi)
Kombinasi kekeringan berkepanjangan dan pembangunan waduk yang tidak terkoordinasi menyebabkan penurunan debit air secara drastis di Sungai Eufrat-Tigris. Strategi pengelolaan air lintas negara harus segera direalisasikan untuk menyelamatkan masa depan kawasan ini.
Dr. Lina Nasr (Pakar Perubahan Iklim)
Perubahan iklim yang ekstrem memperburuk siklus air alami sungai di Timur Tengah. Jika tidak ada mitigasi yang efektif, dampak terhadap kehidupan dan keamanan pangan di wilayah tersebut akan sangat merugikan.
Editorial Note
Krisis air yang melanda sistem sungai Eufrat-Tigris merupakan alarm nyata bahwa perubahan iklim sudah mencapai tahap kritis di kawasan yang sangat bergantung pada sumber daya air ini. Penanganan yang terpadu dan cepat sangat penting untuk mencegah bencana sosial dan lingkungan yang lebih parah di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.