Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ancaman Pengeringan Sungai Eufrat-Tigris dan Dampaknya pada Massa 2040

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
13 Mar 2026
173 dibaca
1 menit
Ancaman Pengeringan Sungai Eufrat-Tigris dan Dampaknya pada Massa 2040

AI summary

Sungai Eufrat dan Tigris sedang mengalami kekeringan yang cepat.
Kekeringan ini disebabkan oleh perubahan iklim dan dapat mengancam kehidupan jutaan orang.
Ramalan tentang kekeringan sungai ini telah ada sejak lama dalam ajaran Islam.
Sungai Eufrat dan Tigris yang pernah subur kini mengering dengan cepat dan diperkirakan akan kering pada 2040. Sungai ini merupakan sumber kehidupan sekitar 60 juta orang di kawasan Asia Barat seperti Turki dan Irak.Penurunan air sungai disebabkan oleh kekeringan akibat perubahan iklim dan penurunan permukaan air yang drastis. Data satelit menunjukkan hilangnya 144 kilometer kubik air tawar antara 2003 hingga 2013, mengurangi hampir setengah aliran sistem sungai tersebut.Kondisi ini membawa potensi konflik karena sumber daya air yang semakin terbatas dan berdampak besar pada pertanian, perekonomian, serta stabilitas sosial di kawasan tersebut. Pentingnya pengelolaan air dan kerja sama antar negara menjadi kunci mencegah krisis lebih besar.

Experts Analysis

Editorial Note
Krisis air di wilayah Sungai Eufrat dan Tigris bukan hanya masalah lingkungan tapi juga potensi pemicu konflik sosial dan politik yang serius di Asia Barat. Penurunan volume air secara drastis menunjukkan perlunya tindakan global untuk mitigasi perubahan iklim sekaligus pengelolaan sumber daya air yang lebih bijaksana antar negara terkait.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.