TLDR
Generasi Z merasakan tekanan untuk menggunakan alat AI meskipun mereka memiliki kekhawatiran terhadap dampak negatifnya. Ada penolakan yang kuat terhadap integrasi AI dalam pendidikan dan kekhawatiran bahwa hal itu akan menghancurkan kualitas pembelajaran. Masyarakat perlu lebih sadar tentang risiko penggunaan AI dan dampak jangka panjangnya terhadap generasi mendatang. Gen Z merupakan kelompok pengguna terbesar chatbot berbasis AI namun juga menunjukkan resistensi budaya terhadap teknologi ini. Mereka merasa takut akan dampak AI pada hubungan manusia, kemampuan komunikasi, dan masa depan pekerjaan. Banyak yang bahkan menghindari penggunaan AI meski merasa terpaksa dalam lingkungan pendidikan dan pekerjaan.Data survei dari Harvard-Gallup dan Gallup menunjukkan sebagian besar Gen Z mengakui penggunaan AI secara rutin namun juga mengkhawatirkan bahwa AI mengurangi keterampilan berpikir kritis dan mendorong kepuasan instan. Beberapa universitas bahkan mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum, yang menimbulkan kritik tajam dari beberapa kelompok mahasiswa.Penolakan terhadap AI yang dipaksakan ini berpotensi menimbulkan krisis kepercayaan antara mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan. Gen Z menghadapi tekanan dari dunia kerja yang mengharuskan penggunaan AI, sekaligus kecemasan sosial dan intelektual terkait kecanduan teknologi serta potensi penurunan kualitas pembelajaran.