TLDR
AI generatif dapat membantu tetapi juga mengancam pekerjaan kreatif. Institusi pendidikan perlu mengajarkan etika dan penggunaan alat AI secara bertanggung jawab. Sikap siswa terhadap AI bervariasi, dengan banyak yang skeptis tentang dampaknya pada pekerjaan mereka. Kemajuan pesat AI generatif telah mengubah cara kerja dan proses kreatif di dunia seni dan desain. Mahasiswa dan profesional menghadapi kekhawatiran bahwa AI dapat mengambil alih pekerjaan kreatif yang dulu eksklusif untuk manusia. Protes dan kontroversi muncul sebagai reaksi atas integrasi AI dalam proyek kreatif serta kurikulum pendidikan seni.Beberapa perguruan tinggi seni ternama seperti CalArts, MassArt, dan RCA mulai mengintegrasikan pemahaman dan penggunaan AI ke dalam kurikulum mereka. Mereka menyediakan kebijakan dan pedoman agar mahasiswa dapat menggunakan AI secara bertanggung jawab. Kolaborasi dengan perusahaan teknologi seperti Adobe dan Google juga dilakukan untuk memberikan akses teknologi terbaru dan diskursus etis terkait AI.Tujuannya adalah agar para kreator tetap relevan dan kompetitif di industri yang semakin bergantung pada teknologi. Pendidikan berfokus pada penguasaan AI sebagai alat bantu bukan pengganti, serta pada sisi etika dan legalitas. Meskipun banyak mahasiswa tampil skeptis, pendidikan seni tetap mengedepankan pengetahuan dan keterampilan adaptasi teknologi sebagai kunci masa depan kreatif.