Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak Demi Perlindungan Digital di Indonesia

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
29 Apr 2026
234 dibaca
1 menit
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak Demi Perlindungan Digital di Indonesia

AI summary

TikTok telah menonaktifkan jutaan akun anak di bawah umur untuk perlindungan anak.
Pengguna yang akunnya dinonaktifkan dapat mengajukan pemulihan melalui pusat bantuan.
Pemerintah dan TikTok bekerja sama untuk meningkatkan sistem deteksi usia pengguna.
TikTok Indonesia menonaktifkan sekitar 1,7 juta akun yang terindikasi milik anak di bawah 16 tahun sebagai bagian dari upaya perlindungan pengguna muda. Penonaktifan massal ini dilakukan sejak tanggal 28 Maret 2026 dan bertujuan memperketat pengawasan usia di platform.Proses normalisasi akun dewasa yang salah terdampak sudah disiapkan dan dapat diajukan melalui pusat bantuan TikTok. TikTok juga terus mengembangkan sistem pendeteksi usia yang lebih baik melalui diskusi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna meningkatkan perlindungan anak di ruang digital.Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi transparansi TikTok dalam melaporkan penonaktifan akun dan menegaskan kembali pentingnya perlindungan anak dalam tata kelola sistem elektronik. Langkah ini diharapkan meningkatkan keamanan anak-anak dan memperkecil risiko penyalahgunaan digital di Indonesia.

Experts Analysis

Meutya Hafid
Langkah TikTok menjadi contoh nyata implementasi PP Tunas dan menunjukkan komitmen transparansi dalam melindungi anak-anak di dunia digital.
Richard Anggoro
TikTok berkomitmen mempercepat proses pemulihan akun serta meningkatkan sistem agar dampak negatif ke pengguna dewasa bisa diminimalisasi.
Editorial Note
Langkah TikTok ini menunjukkan keseriusan platform dalam menjalankan regulasi perlindungan anak, namun pendekatan massal bisa merugikan pengguna dewasa yang salah terdeteksi. Pengembangan sistem deteksi usia yang lebih canggih dan transparansi komunikasi harus menjadi prioritas agar kepercayaan pengguna tetap terjaga.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.