TLDR
Biaya komputasi untuk agen AI bisa lebih tinggi daripada gaji karyawan. Perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic mendapat keuntungan dari meningkatnya penggunaan teknologi AI. Karyawan kini berkompetisi untuk menggunakan token AI dalam pekerjaan mereka. Banyak perusahaan mulai menggantikan karyawan manusia dengan agen AI untuk mengurangi pengeluaran. Namun, biaya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan AI ternyata lebih mahal dari gaji pegawai manusia. Kondisi ini memicu kekhawatiran dan evaluasi ulang strategi penggunaan AI.Biaya komputasi di sejumlah perusahaan teknologi seperti Nvidia, Anthropic, Google, Microsoft, dan Meta jauh melebihi gaji karyawan. Meta bahkan menilai pegawai berdasarkan pemakaian AI, mendorong fenomena kompetisi penggunaan token AI yang mahal. Beberapa pengguna menghabiskan hingga lebih dari US$150.000 per bulan untuk token AI.Sementara perusahaan penyedia AI seperti Anthropic dan OpenAI memanfaatkan tren ini dengan menaikkan harga, hal ini menimbulkan tantangan bagi perusahaan yang menggunakan AI. Ke depan, fokus harus pada solusi yang menekan biaya komputasi agar penggunaan AI bisa lebih berkelanjutan dan menguntungkan.