
Courtesy of CNBCIndonesia
AI Semakin Gantikan Pekerjaan Manusia, PHK dan Tantangan Tenaga Kerja Meningkat
Menginformasikan tentang pengaruh AI yang kian berkembang terhadap pasar tenaga kerja, terutama dampaknya pada PHK dan kesulitan pencarian kerja, serta memprediksi bagaimana AI akan mengubah lanskap pekerjaan di masa depan.
24 Feb 2026, 14.35 WIB
237 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perkembangan teknologi kecerdasan buatan berpotensi menggantikan banyak pekerjaan manusia di masa depan.
- Perusahaan semakin mengadopsi agen AI untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi.
- Kekhawatiran tentang dampak negatif AI terhadap pasar kerja meningkat, tetapi ada juga harapan bahwa AI akan menciptakan jenis pekerjaan baru yang berkualitas tinggi.
Jakarta, Indonesia - Pemutusan hubungan kerja (PHK) masih marak terjadi karena perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mulai menggantikan pekerjaan manusia. Di sisi lain, banyak pengangguran dan lulusan baru mengalami kesulitan memperoleh pekerjaan seiring perusahaan yang mengurangi perekrutan akibat kondisi ekonomi yang tidak pasti.
Rob Garlick dari Citi Global Insights memprediksi jumlah robot AI akan melampaui jumlah pekerja manusia dalam beberapa dekade nanti. Robot seperti humanoid, robot pembersih rumah, dan mobil otomatis diperkirakan akan meningkat pesat, bahkan mencapai 4 miliar unit pada tahun 2050.
Perusahaan lebih banyak memilih agen AI karena biayanya lebih murah dibanding menggaji pekerja manusia. Misalnya, robot dengan harga Rp 250.50 ribu (US$15.000) dapat kembali modal hanya dalam waktu kurang dari 4 minggu dengan menggantikan upah pekerja manusia yang diestimasikan Rp 684.70 ribu (US$41) per jam.
Pemimpin bisnis dan tokoh seperti Elon Musk dan Bob Sternfels memprediksi AI akan semakin memenuhi dunia kerja dan bahkan akan menyamai jumlah tenaga manusia dalam waktu dekat. Namun, kekhawatiran bertambah karena banyak perusahaan besar seperti Amazon dan Lufthansa sudah mengaitkan PHK dengan penggunaan AI.
Di sisi lain, ada juga pandangan optimis dari CEO Nvidia, Jensen Huang, yang mengatakan AI akan membawa gelombang pekerjaan baru dengan gaji tinggi, terutama di bidang pembangunan dan pemeliharaan teknologi AI serta keterampilan khusus seperti tukang pipa, listrik, dan konstruksi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260224122220-37-713382/waktu-manusia-tinggal-sedikit-siap-siap-digantikan-total
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260224122220-37-713382/waktu-manusia-tinggal-sedikit-siap-siap-digantikan-total
Analisis Ahli
Rob Garlick
"Semakin banyak perusahaan mengadopsi agen AI untuk menekan biaya sehingga pekerja manusia menjadi kurang relevan di masa depan."
Elon Musk
"AI akan melampaui intelijen manusia dan 'mengaburkan' batas antara manusia dan robot, menciptakan banyak keberlimpahan produk dan jasa."
Kristalina Georgieva
"AI menghantam pasar kerja seperti tsunami dan kebanyakan negara belum siap menghadapi perubahan ini."
Bob Sternfels
"Jumlah agen AI yang digunakan perusahaan terus naik pesat dan akan setara dengan jumlah pekerja manusia dalam 18 bulan ke depan."
Jensen Huang
"Ledakan AI akan menciptakan pekerjaan bergaji besar di bidang pembangunan AI dan keahlian teknis khusus."
Analisis Kami
"Perkembangan AI memang membawa risiko serius terhadap stabilitas pekerjaan tradisional, terutama bagi pekerja dengan keterampilan standard yang mudah digantikan teknologi. Namun, ini juga menjadi peluang bagi tenaga kerja untuk mengupgrade keterampilan mereka ke bidang yang lebih sesuai dengan ekosistem AI, seperti pengembangan teknologi dan pemeliharaan sistem AI itu sendiri."
Prediksi Kami
Dalam beberapa dekade mendatang, jumlah robot AI akan jauh melampaui jumlah pekerja manusia, menyebabkan perubahan besar pada pasar tenaga kerja dengan semakin banyak pekerjaan digantikan oleh teknologi canggih yang lebih murah dan efisien.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa penyebab utama dari fenomena PHK saat ini?A
Penyebab utama dari fenomena PHK saat ini adalah perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan kondisi ekonomi yang tidak pasti.Q
Bagaimana AI berperan dalam perubahan pasar kerja?A
AI berperan dalam perubahan pasar kerja dengan menggantikan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, sehingga mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia.Q
Apa prediksi Rob Garlick tentang jumlah robot AI di masa depan?A
Rob Garlick memprediksi bahwa dalam beberapa dekade ke depan, jumlah robot AI akan melampaui populasi pekerja manusia.Q
Apa yang diharapkan oleh para pemimpin perusahaan terkait integrasi AI?A
Para pemimpin perusahaan berharap bahwa agen AI akan terintegrasi ke dalam strategi mereka dalam 12-18 bulan ke depan.Q
Siapa yang mengatakan bahwa AI akan melampaui intelijen manusia?A
Elon Musk mengatakan bahwa AI akan melampaui intelijen manusia pada akhir tahun ini.



