TLDR
PHK di sektor teknologi semakin dikaitkan dengan perkembangan AI. Perusahaan teknologi berinvestasi besar-besaran dalam AI sambil memangkas tenaga kerja. Pandangan para pemimpin perusahaan tentang AI beragam, dengan beberapa melihatnya sebagai alat efisiensi. Perusahaan teknologi besar seperti Google, Amazon, dan Meta mulai mengaitkan gelombang PHK massal dengan lonjakan kemampuan kecerdasan buatan (AI). Pemimpin mereka seperti Mark Zuckerberg bahkan menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi titik balik perubahan besar berkat AI.Investasi besar-besaran hingga triliunan rupiah dialokasikan untuk pengembangan AI di perusahaan-perusahaan ini. Alokasi dana besar tersebut memaksa perusahaan memangkas biaya lain termasuk pengurangan tenaga kerja agar bisa bertahan secara finansial.Meski sebagian pemimpin perusahaan percaya AI memungkinkan tim lebih kecil dan efektif, beberapa investor meragukan alasan ini dan menilai narasi tersebut sebagai cara untuk menutupi tekanan biaya dan tuntutan pemegang saham. Dengan tren ini, struktur tenaga kerja di sektor teknologi diperkirakan akan berubah secara signifikan.